Penggunaan QRIS Makin Tren, Warga Bulukumba Ini Sudah 2 Tahun Tinggalkan Kartu ATM
Sudirman August 29, 2026 10:22 PM

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Warga Bulukumba, Sulsel, juga mulai beralih menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dibanding ATM.

Ibu Rumah Tangga (IRT) di BTN Puri, Musdalifa (38), mengaku sudah lebih dari dua tahun tidak menggunakan kartu ATMnya.

Ia kini lebih sering mengandalkan pembayaran digital melalui QRIS.

"Sudah lebih dua tahun juga saya tidak aktif gunakan kartu ATM," ungkap Musdalifa, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, QRIS lebih praktis karena tidak perlu membawa uang tunai maupun dompet saat berbelanja.

Baca juga: Water Canon Polisi Tempuh 16,5 Km Angkut Air Bersih untuk Warga Dannuang Bulukumba

Cukup menggunakan telepon pintar, pembayaran dapat dilakukan di berbagai tempat yang telah menyediakan layanan QRIS.

"Di sini sudah bukan lagi barang asing penggunaan pembayaran menggunakan QRIS. Mulai toko minimarket, kafe, warung kopi, kedai, bahkan penjual sayur, pedagang keliling, dan penjual bakso," katanya.

Musdalia menilai perkembangan pembayaran digital tersebut membuat transaksi menjadi lebih sederhana.

"Jadi kita tidak perlu repot bawa uang tunai, dompet. Cukup pakai smartphone sudah cukup," ujarnya.

Namun, penggunaan QRIS belum merata hingga ke seluruh wilayah Bulukumba.

Musdalifa masih menemukan kendala ketika berbelanja di desa-desa.

Sejumlah pedagang, khususnya penjual sayur dan beras, belum menyediakan pembayaran menggunakan QRIS.

"Kalau di desa masih ada yang belum menggunakan QRIS, terutama penjual sayur atau penjual beras," tuturnya.

Pedagang Bakso Ikut Sediakan QRIS

Penggunaan QRIS juga mulai diterapkan pedagang keliling di Bulukumba.

Muh Rifai, pedagang bakso asal Bontosunggu, menyediakan pembayaran QRIS bagi pelanggannya.

Ia berkeliling dari wilayah perkotaan Bulukumba hingga sejumlah desa.

Menurut Rifai, keputusan menyediakan QRIS muncul karena semakin banyak pelanggannya yang tidak membawa uang tunai.

"Banyak pelanggan saya yang tidak bawa uang tunai. Makanya saya siapkan pembayaran pakai QRIS," kata Rifai saat melayani pembeli di Jalan Sam Ratulangi.

Selain memudahkan pelanggan, pembayaran digital juga membuat Rifai merasa lebih aman karena tidak perlu membawa banyak uang tunai saat berkeliling berjualan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.