Liputan6.com, Kuala Lumpur - Sunway Medical Centre terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit swasta dengan layanan kesehatan yang lengkap. Menurut Managing Director Sunway Healthcare Group, Dr. Khoo Chow Huat, investasi pada teknologi medis, pengembangan fasilitas, serta penambahan dokter spesialis menjadi bagian dari upaya rumah sakit tersebut menghadirkan pelayanan terbaik bagi pasien.
Dia mengatakan bahwa Sunway ingin memastikan setiap investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi pasien.
"Kami sangat serius dalam upaya menjadikan diri sebagai rumah sakit terbaik. Karena itu, Anda bisa melihat bahwa kami memiliki berbagai peralatan medis terbaru," ujar Khoo kepada jurnalis Liputan6.com, Aditya Eka Prawira, di Sunway Medical Centre, Malaysia pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Salah satu teknologi terbaru yang dimiliki adalah photon-counting CT. Teknologi ini menjadi yang pertama di Malaysia dan menawarkan sejumlah keunggulan dalam pemeriksaan medis.
"Ketika berbicara tentang photon-counting CT, saya selalu menjelaskan kepada masyarakat bahwa teknologi ini lebih cepat, hasilnya lebih jelas, dan paparan radiasinya lebih rendah. Memang biayanya lebih mahal, tapi bagi pasien teknologi ini memberikan manfaat yang lebih baik," kata Khoo.
Menurut dia, investasi teknologi tidak berhenti pada peralatan diagnostik. Sunway Medical Centre juga mengembangkan sistem otomatis untuk mendukung pelayanan pasien rawat jalan.
Dengan sistem tersebut, pekerjaan di bagian farmasi menjadi lebih efisien. Petugas tidak lagi harus menghabiskan banyak waktu mengambil obat sehingga dapat lebih fokus memberikan penjelasan kepada pasien.
"Menurut saya, itu yang paling penting. Dari perspektif kami, investasi tersebut merupakan sesuatu yang memberikan manfaat bagi pasien. Jadi, kami akan terus berinvestasi," ujarnya.


Selain teknologi, Sunway Medical Centre memperkuat layanan dengan menghadirkan dokter dari berbagai bidang spesialisasi.
Khoo mengatakan saat ini hampir 400 dokter bekerja di Sunway Medical Centre. Mereka terdiri dari dokter tetap maupun dokter yang datang berpraktik dan mencakup berbagai bidang spesialisasi.
Layanan kesehatan anak juga menjadi salah satu fokus utama. Sunway memiliki hampir 50 dokter yang menangani 28 subspesialisasi pediatri.
Pengembangan layanan anak semakin diperkuat dengan kehadiran Tower F. Gedung tersebut menambah 216 tempat tidur dan dirancang sebagai pusat layanan kesehatan anak.
"Kalau melihat layanan pediatri, kami memiliki hampir 50 dokter yang mencakup 28 subspesialisasi. Kami ingin memastikan layanan spesialisasi yang tersedia di sini selengkap mungkin," ujar Khoo.

Pengembangan fasilitas dan layanan tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya perhatian Sunway terhadap pasien internasional, termasuk dari Indonesia.
Khoo menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar penting bagi Sunway. Menurutnya, masyarakat Indonesia sejak lama memilih Malaysia dan Singapura untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Malaysia semakin dilirik karena menawarkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dengan biaya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan Singapura.
"Pasar Indonesia selalu menjadi pasar yang penting bagi kami. Kami akan terus menjaga biaya agar tetap efektif dan memberikan nilai yang baik bagi pasien," kata Khoo.
Dia mengatakan peningkatan jumlah pasien Indonesia semakin terlihat setelah pandemi COVID-19. Sebagian pasien datang untuk mendapatkan second opinion setelah sebelumnya berkonsultasi dengan dokter di Indonesia.
Setelah merasa puas dengan pelayanan yang diterima, sebagian dari mereka kemudian menjadikan Sunway sebagai pilihan utama untuk pemeriksaan atau pengobatan berikutnya.
"Biasanya, pada kunjungan pertama mereka datang untuk mendapatkan second opinion. Namun, setelah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, banyak pasien kemudian menjadikan Sunway sebagai pilihan utama untuk kunjungan berikutnya," ujarnya.
Menurut Khoo, pasien Indonesia yang datang berasal dari berbagai kelompok usia. Pasien yang lebih muda umumnya datang untuk medical check up (MCU) atau membawa anggota keluarga, sedangkan pasien yang lebih tua lebih banyak membutuhkan penanganan penyakit tertentu.
Bagi Sunway, seluruh investasi tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
"Kami ingin membangun ekosistem layanan kesehatan yang baik dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien," pungkas Dr. Khoo.