Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Remaja Putri di Anambas Pamit Pergi Joging Tapi Tak Pulang-pulang
Mairi Nandarson August 30, 2026 09:39 AM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tangis Erna Maryati pecah di tengah kerumunan warga yang memenuhi rumahnya di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/8/2026) malam. 

Raut wajahnya tampak lelah, setelah seharian menunggu kepulangan putrinya, Faccy Octavya. Hingga Sabtu malam, remaja putri itu belum juga ditemukan.

Faccy, siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Anambas tersebut sebelumnya pamit kepada keluarga sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu pagi untuk pergi joging ke arah Desa Temburun. Namun, setelah berjam-jam berlalu, remaja tersebut tak kunjung kembali ke rumah. 

Di Batam, Penertiban pelanggaran lalu lintas di Kota Batam berujung pada pengungkapan dugaan peredaran narkotika.

Pengemudi mobil Honda Brio BP 1468 CM semula dihentikan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang karena tidak menggunakan sabuk keselamatan atau safety belt.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi, penumpang, serta kelengkapan surat dan dokumen kendaraan. Namun, pemeriksaan itu justru menimbulkan kecurigaan petugas.

Petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga menemukan sebuah kotak rokok merek LA yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Polisi menemukan dua paket sabu dengan berat total sekitar 0,72 gram, dua butir pil ekstasi, serta satu senjata tajam.

Berawal dari Pelanggaran Lalu Lintas, Polisi di Batam Bekuk 4 Terduga Pelaku Narkoba

TERDUGA PELAKU NARKOBA - Empat terduga pelaku narkoba di Batam yang ditangkap personel Satlantas Polresta Barelang, Rabu (26/8/2026). Penangkapan 4 terduga pelaku berawal dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan dua orang di mobil Honda Brio BP 1468 CM saat melintas di kawasan lampu merah Simpang McDonald Jodoh, Kota Batam.
TERDUGA PELAKU NARKOBA - Empat terduga pelaku narkoba di Batam yang ditangkap personel Satlantas Polresta Barelang, Rabu (26/8/2026). Penangkapan 4 terduga pelaku berawal dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan dua orang di mobil Honda Brio BP 1468 CM saat melintas di kawasan lampu merah Simpang McDonald Jodoh, Kota Batam.(TribunBatam.id/Istimewa)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penertiban pelanggaran lalu lintas di Kota Batam berujung pada pengungkapan dugaan peredaran narkotika.

Pengemudi mobil Honda Brio BP 1468 CM semula dihentikan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang karena tidak menggunakan sabuk keselamatan atau safety belt.

Mobil tersebut disetop saat melintas di kawasan lampu merah Simpang McDonald Jodoh, Kota Batam, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi, penumpang, serta kelengkapan surat dan dokumen kendaraan.

Baca Selengkapnya

Gegara Terserempet dan Digeber, Dua Pemuda di Batam Nekat Aniaya Korban Lalu Bawa Kabur Motornya

Kasat Reskrim Polresta Kompol Agung Tri menjelaskan kasus penganiayaan oleh dua pelaku
Kasat Reskrim Polresta Kompol Agung Tri menjelaskan kasus penganiayaan oleh dua pelaku(Tribun Batam/Beres Lumbantobing)

TribunBatam.id,Batam - Perselisihan di jalan yang dipicu aksi saling senggol dan suara knalpot sepeda motor berujung panjang. 

Dua pemuda di Batam, berinisial MAB (24) dan MT (16), nekat menganiaya seorang pria berinisial MI (23) sebelum membawa sepeda motor milik korban.

Rekaman kejadian itu beredar dan viral di media sosial. Polisi akhirnya berhasil mengungkap perkara itu dan mengamankan kedua terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo, mengatakan, peristiwa bermula pada Minggu (23/8) sekitar pukul 04.30 WIB di depan Showroom Gold Automobil, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Saat itu, korban MI baru keluar dari salah satu tempat hiburan malam dengan mengendarai sepeda motor Yamaha WR berwarna biru.

Baca Selengkapnya

Listrik Padam Hingga 5 Jam, RSUD Tarempa Waspadai Stok Solar Hingga Pelaksanaan Operasi Bedah

Direktur RSUD Tarempa, Sofwan Fuadi
Direktur RSUD Tarempa, Sofwan Fuadi(Tribun Batam/Ihsan Imaduddin)

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS – Pemadaman listrik secara bergilir di Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, turut berdampak terhadap pelayanan di RSUD Tarempa. 

Direktur RSUD Tarempa, Sofwan mengatakan, gangguan listrik tersebut sejauh ini tidak sampai menghambat pelayanan rumah sakit secara parah. 

Pasalnya, manajemen RSUD Tarempa telah menyiapkan satu unit mesin generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan ketika pasokan dari PLN terputus. 

"Pelayanan memang terganggu, tetapi tidak begitu parah karena kita punya satu genset untuk membackup ketika listrik dari PLN padam," kata Sofwan, Sabtu, (29/8/2026). 

Meski demikian, penggunaan genset membuat pihak rumah sakit harus melakukan sejumlah penyesuaian, terutama untuk pelayanan yang membutuhkan daya listrik secara terus-menerus. 

Baca Selengkapnya

Tiga Hari Air Mati, Warga Sekupang Batam Kelimpungan hingga Terpaksa Berburu Air di Parit

BERBURU AIR - Warga berburu air yang masih layak pakai lalu mengisinya ke galon dan jeriken di parit kawasan Marina Sekupang Batam, Sabtu (29/8/2026) siang.
BERBURU AIR - Warga berburu air yang masih layak pakai lalu mengisinya ke galon dan jeriken di parit kawasan Marina Sekupang Batam, Sabtu (29/8/2026) siang.(Tribun Batam/Beres Lumbantobing)

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Sejumlah warga di Kecamatan Sekupang, Kota Batam, dibuat kelimpungan akibat sulitnya mendapatkan air bersih. 

Sudah hampir tiga hari air tidak mengalir ke rumah warga. Kondisi tersebut memaksa mereka memutar otak dan mencari sumber air ke berbagai tempat demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bagi sebagian warga, persoalan ini bukan lagi sekadar kesulitan mendapatkan air untuk memasak dan mencuci. Tidak adanya pasokan air bersih membuat aktivitas mandi dan kebutuhan dasar lainnya ikut terganggu.

Ada warga yang mengaku sampai tidak mandi selama dua hari. Sebagian lainnya terpaksa menumpang mandi di rumah keluarga. 

Bahkan, dalam kondisi terdesak, sejumlah warga memilih mencari dan menggunakan air dari aliran parit yang mereka anggap masih cukup layak untuk digunakan.

Baca Selengkapnya

Bocah 6 Tahun di Pulau Lipan Lingga yang Terkena Minyak Panas Dapat Perhatian dari Polisi

BOCAH ALAMI LUKA BAKAR - Aurel Amelia (6), seorang bocah perempuan mengalami musibah luka bakar, akibat tersiram minyak panas di kediamannya, Pulau Lipan RT 01 RW 01 Dusun III Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dapat kunjungan dari Polsek Daik, Sabtu (29/8/2026).
BOCAH ALAMI LUKA BAKAR - Aurel Amelia (6), seorang bocah perempuan mengalami musibah luka bakar, akibat tersiram minyak panas di kediamannya, Pulau Lipan RT 01 RW 01 Dusun III Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dapat kunjungan dari Polsek Daik, Sabtu (29/8/2026).(Tribunbatam.id/Dok. Polsek Daik)

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Aurel Amelia (6), bocah perempuan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami musibah luka bakar.

Hal itu akibat tersiram minyak panas di kediamannya, Pulau Lipan RT 01 RW 01 Dusun III Desa Penuba, Kecamatan Selayar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari orang tua korban, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Saat itu, korban sedang berada di area dapur rumah. Tanpa diduga, terjadi ledakan dari korek api di sekitar lokasi yang memicu kuali berisi minyak panas tumpah dan mengenai tubuh korban. 

Akibat insiden ini, Aurel mengalami luka bakar di bagian muka, badan, dan tangan. 

Pihak keluarga langsung melarikan bocah itu ke Rumah Sakit Encik Maryam Daik Lingga untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Baca Selengkapnya

Air dan Gumpalan Bubur Keluar dari Tubuh Balita di Letung Anambas, Diduga Tenggelam Lebih 15 Menit

BERI KETERANGAN - Kepala Puskesmas Letung, Ady Mulyanto Manurung. Foto: Dokumentasi warga Ropi. Ady ungkap kondisi balita Arshad saat tiba di Puskesmas Letung, Anambas, Sabtu (29/8/2026) siang.
BERI KETERANGAN - Kepala Puskesmas Letung, Ady Mulyanto Manurung. Foto: Dokumentasi warga Ropi. Ady ungkap kondisi balita Arshad saat tiba di Puskesmas Letung, Anambas, Sabtu (29/8/2026) siang.(TribunBatam.id/Istimewa)

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa meninggalnya balita berusia 1 tahun 10 bulan, Muhammad Arshad, setelah ditemukan di dalam drum penampungan air di Pasir Lecuh, Kelurahan Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/8/2026), menjadi perhatian masyarakat.

Kepala Puskesmas Letung, Ady Mulyanto Manurung mengatakan, korban tiba di Puskesmas Letung sekitar pukul 12.30 WIB setelah dibawa oleh warga.

"Sampai di Puskesmas sekitar pukul 12.30 WIB. Saya tidak tahu siapa yang membawa korban. Tapi saya kenal salah satunya, Mas Dani (Slamet)," ujar Ady saat dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id.

Baca Selengkapnya

Tangis Ibunda Siswi SMA di Anambas Pecah, Faccy Tak Kunjung Pulang Usai Pamit Joging

IBUNDA FACCY - Erna Maryati, ibunda Faccy Octavya (baju putih) didampingi warga saat berada di rumahnya di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (29/8/2026) malam. Hingga malam ini, keberadaan Faccy belum juga diketahui(Tribunbatam.id/Ihsan Imaduddin)

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Tangis Erna Maryati pecah di tengah kerumunan warga yang memenuhi rumahnya di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/8/2026) malam. 

Raut wajahnya tampak lelah, setelah seharian menunggu kepulangan putrinya, Faccy Octavya. Hingga Sabtu malam, remaja putri itu belum juga ditemukan.

Faccy, siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Anambas tersebut sebelumnya pamit kepada keluarga sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu pagi untuk pergi joging ke arah Desa Temburun. Namun, setelah berjam-jam berlalu, remaja tersebut tak kunjung kembali ke rumah.

Kondisi itu membuat keluarga panik. Kekhawatiran semakin besar karena Faccy tidak memberikan kabar dan keberadaannya belum diketahui hingga malam hari.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.