TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelalawan menjadi dua wilayah yang cukup banyak menyumbang titik panas di Riau pada Minggu (30/8/2026).
Dari total 264 hotspot yang terpantau di Riau, 88 berada di Indragiri Hilir dan 80 lainnya berada di Pelalawan.
Forecaster On Duty BMKG, Elisa JS Kedang, mengatakan selain kedua daerah tersebut, sejumlah wilayah lain juga masih terpantau memiliki titik panas. Data itu menjadi bagian dari pemantauan hotspot di Riau yang dilakukan BMKG pada pagi hari.
Setelah Indragiri Hilir dan Pelalawan, jumlah hotspot berikutnya tercatat di Indragiri Hulu sebanyak 41 titik. Bengkalis memiliki 14 titik, Siak 13 titik dan Kuantan Singingi 12 titik.
Sementara itu, Kampar terpantau tujuh titik panas, Rokan Hilir empat titik, Kota Dumai tiga titik, serta masing-masing satu titik di Rokan Hulu dan Kepulauan Meranti.
Secara keseluruhan, Sumatera masih menghadapi aktivitas hotspot yang cukup tinggi. BMKG mencatat total 1.620 titik panas, dengan jumlah terbesar berada di Sumatera Selatan sebanyak 827 titik, Jambi 157 titik dan Lampung 158 titik.
Kondisi ini berlangsung ketika udara di Riau juga masih diprakirakan kabur hingga berawan sepanjang hari.
Masyarakat di daerah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran hutan dan lahan diminta tetap berhati-hati, terutama apabila mulai mencium bau asap atau melihat jarak pandang menurun.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)