- Banjir bandang menerjang wilayah Nepal di perbatasan Tibet pada Rabu (26/8/2026), memicu kerusakan besar dan menelan ratusan korban jiwa.
Dalam rekaman yang beredar tampak sebuah keluarga terjebak di balkon rumah ketika air bah deras mengepung bangunan tersebut.
Dalam rekaman, derasnya air bah tampak membawa puing-puing dan mengancam bangunan yang menjadi tempat warga menyelamatkan diri.
Mereka terlihat bergandengan tangan, sementara arus berlumpur membawa puing-puing hingga kendaraan di sekitar rumah.
Video lain kemudian menunjukkan keluarga tersebut berhasil selamat, meski rumah mereka dan wilayah sekitarnya dipenuhi lumpur akibat banjir.
Hingga Jumat (28/8/2026), otoritas Nepal melaporkan 682 orang meninggal dunia dan 1.924 orang masih dinyatakan hilang.
Sebanyak 15.000 personel keamanan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban di berbagai wilayah terdampak.
Akibatnya sejumlah infrastruktur hingga proyek pembangkit listrik tenaga air dilaporkan rusak atau hanyut diterjang arus.
Kepolisian Nepal bersama tim medis serta helikopter terus dikerahkan untuk mencari korban sekaligus mengevakuasi warga yang masih terjebak.