Majikan Perempuan Tewas di Lantai Empat Rumahnya, ART di Batam Baru Kerja Satu Bulan Sempat Kabur
Septyan Mulia Rohman August 30, 2026 06:41 PM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang perempuan berinisial L ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kompleks Mustika, Blok D Nomor 5-6, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (30/8/2026).

Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh asisten rumah tangganya (ART) sendiri, berinisial NH.

Usai kejadian, NH sempat melarikan diri.

Namun, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Batu Ampar dengan bantuan Tim Jatanras Polresta Barelang.

Saat ini, NH telah dibawa ke Polsek Batu Ampar untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekira pukul 04.00 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rooftop lantai empat rumahnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

"Iya benar adanya peristiwa itu. Korban ditemukan bersimbah darah di rooftop lantai empat rumahnya. Saat ini pelaku yang merupakan ART korban berinisial NH telah berhasil ditangkap," kata Amru.

Dari hasil penyelidikan sementara, NH diketahui baru bekerja sebagai ART di rumah korban sejak awal Agustus 2026.

Selama bekerja, pelaku juga tinggal bersama korban di rumah tersebut.

"Pelaku ini baru bekerja dengan korban sejak awal bulan Agustus 2026. Pelaku tinggal bersama korban," sebut Kapolsek Batu Ampar.

Petugas menemukan sejumlah luka di tubuh korban, setelah polisi olah tempat kejadian perkara (TKP).

Luka yang cukup berat terlihat di bagian kepala dan diduga kuat menjadi salah satu penyebab korban meninggal dunia.

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah benda di sekitar lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan aksi pembunuhan tersebut.

Beberapa benda yang ditemukan di antaranya pecahan pot bunga, kursi dan ember.

"Di lokasi kejadian kami menemukan pecahan pot bunga, kursi dan ember. Namun sampai saat ini tim masih mencari dan mengumpulkan barang-barang yang digunakan pelaku untuk membunuh korban sebagai barang bukti," kata Amru.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap NH.

Polisi juga terus mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Motif NH hingga diduga tega menghabisi nyawa majikannya sendiri juga masih didalami pihak kepolisian.

"Untuk motif dan bagaimana rangkaian lengkap kejadiannya masih kami dalami," kata Amru. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.