Cara Styling Tubuh Pear Shape agar Siluet Terlihat Lebih Proporsional
Alfareza Ramadhani August 30, 2026 10:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Memahami proporsi tubuh bisa menjadi langkah sederhana untuk menemukan pakaian yang terasa nyaman, sekaligus membuat penampilan terlihat lebih harmonis. Salah satu bentuk tubuh yang memiliki karakteristik khas adalah pear shape, dengan bagian pinggul dan paha yang cenderung lebih lebar dibandingkan bahu dan tubuh bagian atas.

Proporsi ini membuat pemilihan outfit dapat diarahkan untuk memberi perhatian lebih pada area atas tubuh, melansir C&A, Senin, 10 Agustus 2026. Pemilik tubuh pear shape juga mungkin membutuhkan ukuran berbeda untuk atasan dan bawahan.

Kondisi tersebut wajar karena volume di area pinggul dan paha biasanya lebih besar dibandingkan bahu atau dada. Styling pun tidak harus bertujuan menyamarkan bentuk tubuh. Pilihan busana justru dapat digunakan untuk menonjolkan lekuk alami sekaligus menciptakan siluet yang lebih seimbang.

Warna menjadi salah satu trik sederhana untuk mengatur fokus dalam penampilan. Atasan berwarna cerah, bermotif, atau memiliki material dengan sedikit efek kilau dapat menarik perhatian ke tubuh bagian atas.

Bawahan berwarna lebih gelap dengan desain yang sederhana membantu menjaga tampilan tetap proporsional tanpa membuat area pinggul dan paha menjadi pusat perhatian. Aksesori dapat melengkapi strategi styling tersebut.

Anting dengan desain statement, scarf bermotif, atau detail pada bagian bahu mampu memberikan aksen menarik di area atas tubuh. Sentuhan kecil ini membuat penampilan terlihat lebih hidup tanpa terasa berlebihan.

Pilih Atasan dengan Detail Menarik

Tips berpakaian untuk body pear shape (foto: HM.dok)
Tips berpakaian untuk body pear shape (foto: HM.dok)

Atasan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan siluet yang lebih seimbang bagi pemilik tubuh pear shape. Warna cerah, motif, material berkilau, serta detail seperti ruffle dapat menarik perhatian ke area bahu dan dada. Penempatan detail pada bagian atas juga membantu menghindari tambahan volume visual di sekitar pinggul.

Pilihan neckline turut memengaruhi tampilan. Garis leher berbentuk V, U, atau persegi dapat mengarahkan fokus ke tubuh bagian atas. Model off-shoulder, lengan bervolume, dan potongan yang menonjolkan bahu juga bisa memberikan kesan proporsi yang lebih harmonis.

Blazer, jaket, atau atasan dengan potongan di bagian pinggang dapat menegaskan lekuk tubuh. Hindari pakaian yang terlalu ketat di bagian tengah atau berakhir tepat di pinggul karena dapat membuat area tersebut terlihat semakin dominan.

Andalkan A-Line dan Potongan Mengalir

Pilihlah atasan dengan warna yang cerah untuk body pear shape (foto: HM.dok)
Pilihlah atasan dengan warna yang cerah untuk body pear shape (foto: HM.dok)

Rok dan dress dengan siluet A-line bisa menjadi pilihan praktis bagi pemilik tubuh pear shape. Potongannya mengikuti bentuk tubuh di bagian atas, lalu melebar secara perlahan ke bawah sehingga area pinggul dan paha tetap leluasa tanpa menambah volume berlebihan.

Model wrap dress juga layak dipertimbangkan karena potongannya dapat menegaskan bagian pinggang sekaligus membentuk siluet yang lebih terstruktur. Material ringan dan jatuh membantu menciptakan kesan lembut saat dikenakan sebagai bawahan.

Rok A-line dapat dipadukan dengan atasan yang memiliki detail pada bahu atau dada untuk mengarahkan perhatian ke tubuh bagian atas. Kombinasi tersebut membantu menciptakan proporsi yang lebih seimbang dari atas hingga bawah.

Rok model tulip atau balloon sebaiknya dipilih dengan lebih cermat. Volume tambahan pada bagian bawah berpotensi membuat area pinggul dan paha terlihat semakin menonjol.

Pilih Bawahan yang Memberi Ruang

Untuk body pear shape, sebaiknya gunakan celana high-waisted (foto: HM.dok)
Untuk body pear shape, sebaiknya gunakan celana high-waisted (foto: HM.dok)

Pemilihan celana juga dapat membantu menciptakan proporsi yang lebih seimbang pada tubuh pear shape. Model dengan sedikit flare di bagian bawah memberi kesan kaki lebih panjang sekaligus menyeimbangkan area pinggul dan paha.

Celana wide-leg seperti palazzo juga nyaman digunakan karena potongannya memberikan ruang tanpa terlalu mengikuti bentuk tubuh. Potongan high-waist dapat menjadi pilihan untuk menonjolkan bagian pinggang yang lebih ramping.

Jeans dengan sedikit bahan stretch juga membantu mengikuti bentuk tubuh sekaligus tetap nyaman saat dikenakan. Celana bernuansa gelap atau muted dapat dipadukan dengan atasan cerah maupun bermotif agar fokus penampilan tersebar lebih proporsional.

Hindari bawahan yang terlalu ketat, model hipster, atau motif berukuran besar jika ingin mengurangi perhatian pada area pinggul dan paha. Sepatu dengan sedikit hak atau warna senada dengan bawahan juga dapat memberi ilusi kaki lebih jenjang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.