Punna Stangnga-stangngako Assulu’ko!, Appi Bakar Semangat PSM Makassar
Abdul Azis Alimuddin August 31, 2026 01:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Jersey baru PSM Makassar diperkenalkan dengan gegap gempita.

Namun, ada satu kabar yang lebih dulu dinanti suporter yaitu Stadion Untia.

Di hadapan ribuan pendukung Juku Eja, Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin (50) memastikan pemenang tender pembangunan stadion akan diumumkan pada akhir Agustus 2026.

Disampaikan saat menghadiri PSM Fest 2026 di kawasan Pantai Indah Bosowa, Makassar, Minggu (30/8/2026) malam.

“Ini harus kita sampaikan dengan baik kepada seluruh pencinta PSM bahwa janji saya adalah utang saya! Janji itu insya Allah segera saya tunaikan, seperti saya berjanji untuk membawa PSM juara di Liga Indonesia,” kata Appi.

Bagi Appi, pembangunan stadion bukan sekadar proyek infrastruktur.

Stadion bagian dari tanggung jawab moral sekaligus pemenuhan janji politik kepada masyarakat Makassar dan pencinta PSM.

Ia bahkan menargetkan markas baru Juku Eja itu dapat terwujud dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Laki-laki bicaranya yang dipegang! Orang Makassar bicaranya yang dipegang!” tegas Appi dari atas panggung.

Namun, Appi menyadari pembangunan stadion tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

Prosesnya harus mengikuti aturan karena proyek tersebut menggunakan keuangan negara.

Karena itu, seluruh tahapan lelang hingga kelengkapan administrasi harus dipastikan berjalan sesuai regulasi.

“Membangun stadion itu bukan seperti menggoreng pisang goreng. Ada uang negara yang dipakai di dalamnya yang harus dipertanggungjawabkan. Jangan gara-gara stadion kita ditangkap,” ujarnya.

Akhiri Musafir

Bagi PSM Makassar dan suporternya, Stadion Untia bukan sekadar bangunan megah.

Keberadaan kandang sendiri di Makassar menjadi kebutuhan penting agar Juku Eja tidak terus berstatus sebagai tim musafir dalam kompetisi nasional.

Bermain di kandang sendiri berarti menjaga kedekatan antara tim dan pendukungnya.

Ribuan suporter yang hadir pun menjadi gambaran betapa kuatnya ikatan tersebut.

Di tengah suasana itu, Appi membakar semangat Pasukan Ramang. “Punna stangnga-stangngako!” serunya. Seketika ribuan suporter menjawab dengan teriakan “Assuluk’ko!

Seruan khas Makassar itu menghidupkan kembali atmosfer pertandingan di tengah acara peluncuran jersey.

Appi menegaskan pembangunan stadion dan prestasi PSM merupakan dua hal tidak bisa dipisahkan.

Pemerintah berkewajiban menghadirkan fasilitas yang layak.

Sementara pemain dan manajemen memiliki tanggung jawab menghadirkan prestasi di lapangan.

Ia pun meminta seluruh pemain PSM tampil maksimal mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Menurutnya, Juku Eja membawa nama besar Makassar sekaligus harga diri masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kalian adalah harga diri warga Makassar, kalian harga diri orang Sulawesi Selatan. Tunjukkanlah permainan yang terbaik dan berikanlah prestasi yang terbaik,” katanya.

“Warga Kota Makassar tidak meminta apa-apa selain piala yang bisa kembali ke kota ini,” Appi menambahkan.

Makassar membutuhkan rumah untuk PSM, tetapi rumah itu harus diisi dengan prestasi. Stadion Untia ditunggu sebagai markas. Trofi ditunggu sebagai jawaban.

Skuad Baru

Ribuan suporter PSM Makassar memadati kawasan Pantai Indah Bosowa, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (30/8/2026).

Kehadiran ribuan fans setia tersebut untuk menyaksikan launching skuad dan jersey resmi PSM Makassar musim kompetisi 2026/2027.

Pantauan di lokasi, sejak pukul 15.30 Wita, kawasan pantai mulai dipadati suporter mengenakan pakaian berwarna merah, warna kebesaran Pasukan Ramang.

Kawasan tersebut pun berubah menjadi “lautan merah”.

Suasana semakin semarak saat kerumunan suporter berpadu dengan panorama matahari terbenam yang menghiasi langit di kawasan pantai.

Atribut klub seperti bendera berukuran besar, hingga umbul-umbul komunitas suporter hingga kelompok fans lainnya juga membentang di sekitar panggung utama acara bertajuk PSM Fest 2026 tersebut.

Atmosfer kemeriahan kian terasa saat nyanyian chant kebanggaan PSM Makassar disuarakan secara serentak diiringi tabuhan drum suporter.

Mengusung tema "Ambil Peran, Dukung Kebanggaan" ini menyuguhkan konsep unik dengan mengajak seluruh suporter menikmati momen sunset bersama jajaran pemain dan manajemen.

Momen keakraban tersebut turut dihadiri Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin.

Selanjutnya Direktur Teknik Akademi PSM Akbar Rasyid, dan Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim.

Selain memperkenalkan 30 nama pemain siap mengarungi Super League 2026/2027, agenda ini menjadi panggung utama bagi peluncuran empat varian jersey baru buatan Adidas.

Dalam peluncuran, warna merah maroon yang ikonik tetap dipertahankan sebagai warna kebanggaan utama pada jersey kandang (home).

Selain jersey home, skuad Juku Eja juga memperkenalkan jersey tandang (away) berwarna putih bersih. Kemudian, jersey ketiga (third) hadir dengan warna pink modern.

Untuk sektor penjaga gawang, PSM menghadirkan tiga varian warna. Masing-masing hijau untuk home, pink untuk away, dan biru untuk third.

Peluncuran bertajuk PSM Fest 2026 di kawasan Pantai Indah Bosowa, Minggu (30/8/2026) malam. Acara tersebut berlangsung meriah.

PSM Aman

Manajemen PSM Makassar memastikan proses penyelesaian sanksi larangan pendaftaran pemain (transfer ban) dari FIFA akan segera rampung dalam waktu dekat.

Seluruh kewajiban pembayaran telah diselesaikan oleh manajemen menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.

Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, mengungkapkan skuad berjuluk Juku Eja tersebut sebelumnya dijatuhi dua sanksi dari federasi sepak bola dunia (FIFA).

Kendati demikian, pihak manajemen bertindak cepat dengan melunasi seluruh beban finansial yang menjadi tuntutan.

"Memang ada sanksi ban yang sedang dialami oleh PSM, ada dua sanksi. Tapi dua sanksi ini sudah terselesaikan dan proses pembayarannya sudah dilaksanakan," ujar Nur Fajrin saat ditemui di sela peluncuran skuad Juku Eja di Pantai Indah Bosowa, Makassar, Minggu (30/8/2026).

Ia menjelaskan, saat ini proses pencabutan sanksi hanya tinggal menunggu tahap administratif dan verifikasi dari FIFA.

Menurutnya, mekanisme transfer dana internasional menuju rekening berdenominasi Dolar AS (USD).

Terlebih perbedaan zona waktu menjadi alasan proses administrasi memerlukan beberapa hari kerja.

"Pembayaran ke rekening USD di luar negeri itu membutuhkan waktu. Selain ada proses verifikasi di FIFA sendiri, ada juga perbedaan waktu antara kita di Makassar dengan kantor FIFA di Miami, Amerika Serikat," jelasnya.

Nur Fajrin menambahkan, pihak FIFA telah mengirimkan konfirmasi penerimaan pembayaran pada 28 Agustus 2026 dan menginformasikan verifikasi final membutuhkan waktu sekitar lima hari kerja.

"Kita harapkan surat dari FIFA sudah mengonfirmasi seluruhnya. Sekitar tanggal 2 (September 2026) kita harapkan proses itu sudah selesai,” tegas Nur Fajrin.

Saat ini total PSM Makassar diperkuat 30 pemain. Enam di antaranya pemain asing baru, yakni Stefan Jevtoski, Luka Bulatovic, Sergio Aguero, Navarone Foor, Nenad Lalic, dan Kodai Tanaka.

Jersey PSM

Ribuan suporter Pasukan Ramang memadati lokasi dan menyambut antusias setiap jersey yang diperkenalkan di atas panggung.

Peluncuran jersey anyar ini terasa unik karena manajemen menggandeng sejumlah influencer dan selebgram kondang asal Makassar sebagai figur peluncuran.

Di antaranya duet Tumming dan Abu hingga Iwan Coy alias Kanda Karca.

Momentum ini dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Makassar, Melinda Aksa.

Kehadiran jajaran pejabat publik dan pimpinan manajemen PSM disambut sorak-sorai meriah dari para pendukung yang hadir.

Untuk perlengkapan tim musim ini, PSM Makassar dipastikan tetap bekerja sama dengan apparel Adidas sebagai mitra resmi.

Tampilan jersey seragam perang anyar ini semakin gagah dengan dukungan sejumlah sponsor utama.

Di antaranya Bosowa Semen, Astra Motor, Honda, Bosowa Corporindo, Bank Sulselbar, hingga Mitra ORPHYS Sports Clinic.

“Masih dengan ornamen kapal Phinisi, cuma ada surprise di jersey special edition,” kata Perwakilan manajemen PSM, Hafit.

Mengenai patokan harga, manajemen mengaku masih berada dalam tahap pembahasan intensif bersama pihak Adidas.

Hafit memastikan penentuan harga jersey musim ini akan disesuaikan dengan daya beli suporter, sebagai pembanding dari jersey musim lalu yang dibanderol Rp1 juta.

Selain jersey pertandingan resmi, PSM Makassar juga merilis deretan merchandise pendukung seperti jaket, tas, polo shirt.

Bahkan pakaian latihan (training kit) pemain yang nantinya dapat dibeli secara offline di toko resmi maupun saluran daring.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.