Update Pemilihan Ketum PBNU, 9 Kiai Khos Anggota AHWA PBNU Terbaru Musyawarah di Ndalem Mbah Wahab
Dyan Rekohadi August 31, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, JOMBANG – Agenda lanjutan Muktamar ke-35 NU secara resmi diambil alih oleh presidium pimpinan sidang dari Pengurus Wilayah (PWNU) yang telah ditunjuk.

Pengalihan kendali forum itu ditandai dengan pembacaan hasil pengumuman sembilan anggota Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) PBNU periode 2026-2031.

Tiga pimpinan sidang terpilih mendampingi prosesi itu, yakni Ketua PWNU Sumatra Barat Prof H Ganefri, Ketua PWNU NTT KH Pua Monto Umbu Nay, serta Ketua PWNU Kalimantan Selatan Dr Muhammad Tambrin.

Baca juga: Pemilihan Ketum PBNU, Area Sidang Pleno Muktamar Steril dari Mobil Jamaah Nahdliyyin

 

Pernyataan Presidium Sidang dan Hasil Tabulasi

Presidium sidang menegaskan kesiapannya dalam mengawal pengumuman penting bagi masa depan jam'iyah NU itu.

"Mandat ini kami terima setelah penyampaian demisioner PBNU. Dan sidang dilanjutkan kepada kami oleh SC Prof. Muhammad Nuh," ucap Prof H Ganefri di hadapan muktamirin.

Sesuai dengan pasal 4 ketentuan AHWA, daftar sembilan ulama peraih suara terbanyak diumumkan secara terbuka.

KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) memimpin dengan 486 suara, disusul TGK KH Nuruzzahri Yahya dengan 478 suara.

Selanjutnya AG Dr KH Baharuddin HS mengantongi 392 suara, KH Miftachul Akhyar 351 suara, serta KH Afifuddin Muhajir 340 suara.

Empat ulama lain yang melengkapi susunan itu yakni KH Anwar Iskandar (327 suara), KH Anwar Manshur Lirboyo (304 suara), Dr KH Abun Bunyamin (297 suara), dan Prof Dr KH Said Aqil Siroj (273 suara).

Baca juga: Daftar 9 Nama Ulama Resmi Ditetapkan jadi Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU Termasuk KH Said Aqil Siroj

 

Persiapan Sidang Rais Aam di Ndalem Kesepuhan

Usai pengumuman resmi dibacakan, sembilan kiai sepuh anggota AHWA itu dijadwalkan langsung menggelar rapat tertutup di Ndalem Kesepuhan KH Wahab Chasbullah.

Pantauan SURYA.CO.ID menunjukkan suasana di sekitar lokasi penentuan itu mulai dipadati warga Nahdliyyin.

Aparat keamanan dari tim Sigap bersama benteng Pagar Nusa bersiap melapis pengamanan di sekitar arena.

Sejumlah ulama serta tokoh penting PBNU demisioner terpantau sudah mulai mendatangi lokasi.

Tampak hadir di antaranya KH Said Aqil Siroj, KH Nurul Huda Djazuli, KH Anwar Manshur, KH Afifuddin Muhajir, hingga KH Miftachul Akhyar.

Mantan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bersama mantan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga terlihat berada di lokasi tersebut.

Baca juga: Hasil Voting Muktamar NU Bikin Mekanisme Pilih Ketum PBNU Berubah

 

Proses Musyawarah

Gus Ipul menegaskan bahwa sembilan kiai khos pilihan muktamirin itu akan menentukan posisi Rais Aam PBNU.

"Kita tunggu saja, nanti 9 Kyai dalam anggota AHWA ini akan bermusyawarah, menentukan siapa yang nanti akan menjadi Rais Aam PBNU, jadi kita tunggu saja prosesnya setelah ini," tutur Gus Ipul.

 

Berikut sembilan Kiai peraih dalam anggota AHWA yang baru ditetapkan berdasarkan suara terbanyak:

1. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) – 486 suara

2. TGK KH Nuruzzahri Yahya (Waled NU) – 478 suara

3. AG Dr KH Baharuddin HS, MA – 392 suara

4. KH Miftachul Akhyar – 351 suara

5. KH Afifuddin Muhajir – 340 suara

6. KH Anwar Iskandar – 327 suara

7. KH Anwar Manshur (Lirboyo) – 304 suara

8. Dr KH Abun Bunyanin, MA – 297 suara

9. Prof Dr KH Said Aqil Siroj – 273 suara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.