Matthias Jaissle menyebut sosok 'pemimpin alami' saat Dan Burn mengambil alih ban kapten Newcastle setelah kepergian Bruno Guimaraes
Hendra Wijaya August 31, 2026 03:07 AM

Matthias Jaissle menyebut sosok 'pemimpin alami' saat Dan Burn mengambil alih ban kapten Newcastle setelah kepergian Bruno Guimaraes.

Newcastle United secara resmi mengonfirmasi bahwa bek veteran Dan Burn akan memimpin klub memasuki musim 2026-27 sebagai kapten permanen yang baru. Pemain berusia 34 tahun itu mengambil alih ban kapten setelah periode transisi besar di St James' Park pada musim panas ini.

Menggantikan bintang yang menuju Arsenal

Burn menggantikan Bruno Guimaraes, yang menjadi kapten tim dalam dua musim terakhir, tetapi meninggalkan Newcastle untuk bergabung dengan Arsenal pada awal bulan ini. Kepergian gelandang Brasil itu menciptakan kekosongan kepemimpinan yang menurut klub perlu segera diisi oleh figur yang memahami budaya internal skuad. Burn adalah pemain dengan jumlah penampilan terbanyak keempat di skuad Newcastle saat ini dan telah mengoleksi 11 caps bersama timnas Inggris, termasuk tiga penampilan pada Piala Dunia FIFA musim panas ini. Pengalaman internasionalnya dan statusnya sebagai pemain senior disebut sebagai faktor penting dalam proses pengambilan keputusan.

Jika Guimaraes merupakan figur talismanik di atas lapangan, Burn menawarkan gaya kepemimpinan yang berbeda, yang bertumpu pada komunikasi vokal dan kokohnya lini pertahanan. Jajaran petinggi klub meyakini bahwa memiliki pemain lokal sebagai pemimpin tim akan membantu menjaga hubungan antara suporter dan para pemain dalam musim yang diperkirakan akan berat di Liga Primer dan kompetisi lainnya.

Jaissle memuji pemimpin alami

Burn ditunjuk oleh pelatih kepala baru Newcastle United, Matthias Jaissle, yang menggambarkannya sebagai seorang "pemimpin alami". Penunjukan ini menjadi salah satu keputusan besar pertama yang diambil Jaissle sejak memegang kendali tim, sekaligus menandakan niatnya untuk bertumpu pada figur-figur berpengalaman saat ia mulai menerapkan visinya sendiri secara taktis. Jaissle terkesan dengan etos kerja sang bek serta pengaruhnya selama periode pramusim.

"Dia selalu menempatkan kepentingan tim di atas kepentingannya sendiri setiap kali melangkah ke lapangan dan selalu memberikan komitmen maksimal dalam segala hal yang dia lakukan. Di luar lapangan, dia memimpin dengan memberi teladan lewat cara dia membawa diri. Tidak banyak orang yang memahami arti klub ini bagi kota ini lebih baik daripada Dan, dan pengalaman itu akan sangat penting untuk membantu membimbing para pemain muda kami melalui periode perubahan dan adaptasi ini," jelas Jaissle.

Pahlawan lokal mengenakan ban kapten

Pemain berusia 34 tahun itu, yang merupakan pemain timnas Inggris sekaligus pendukung seumur hidup The Magpies, menyebut peran barunya sebagai sebuah "kehormatan yang luar biasa". Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi bek kelahiran Blyth tersebut, yang telah menjelma menjadi simbol identitas klub sejak kedatangannya dari Brighton. Kenaikannya menjadi kapten mencerminkan posisinya di ruang ganti serta keterikatannya yang kuat dengan komunitas Tyneside.

"Selalu merupakan hak istimewa yang sangat besar untuk mewakili klub sepak bola ini, terutama ketika saya telah dipercaya mengenakan ban kapten pada kesempatan-kesempatan sebelumnya, tetapi memimpin tim secara permanen akan menjadi sesuatu yang benar-benar spesial. Ini adalah perjalanan yang luar biasa sejak saya bergabung dengan klub empat setengah tahun lalu – kami telah meraih banyak hal hebat bersama dan menikmati sejumlah momen yang tak terlupakan. Saya percaya masih ada lebih banyak hal yang akan datang dan saya sangat menikmati tanggung jawab untuk mendorong semua orang setiap hari agar itu benar-benar terwujud," kata Burn.

Membangun untuk musim 2026-27

Saat Newcastle bersiap menghadapi laga-laga pembuka musim baru, prioritas langsung Burn adalah menumbuhkan persatuan di dalam skuad yang mengalami banyak pergerakan pada musim panas ini. Kehilangan Guimaraes ke rival langsung di Liga Primer menjadi pukulan bagi para pendukung, tetapi penunjukan cepat sosok lokal yang populer sebagai penggantinya merupakan langkah strategis untuk menjaga moral tetap tinggi. Musim 2026-27 menjanjikan tantangan besar bagi The Magpies saat mereka menavigasi persaingan yang ketat tanpa mantan jimat Brasil mereka, serta tanpa sejumlah pemain penting lainnya yang hengkang pada bursa transfer musim panas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.