Obor Pemuda GMIM, Renungan Senin 31 Agustus 2026, Pikiran, Ucapan, Tindakan, Kebiasaan dan Karakter
Chintya Rantung August 31, 2026 02:35 PM

TRIBUNNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Senin 31 Agustus 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Efesus 4:17-19.

Tema perenungan adalah Pikiran, Ucapan dan Tindakan, Kebiasaan dan Karakter.

Khotbah:

Sobat Obor, ada kata bijak yang berbunyi "Tanamlah pikiran, maka Anda akan menuai tindakan; Tanamlah tindakan, maka 
Anda akan menuai kebiasaan; Tanamlah kebiasaan, maka Anda akan menuai karakter.

Hati nurani mewujud dalam ucapan dan tindakan dan itu menjadi kebiasaan dan membentuk karakter.

Sejajar dengan apa yang dikatakan dalam Amsal 4:23 "Jagalah hati dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan".

Hati yang dimaksud dalam Amsal 4:23 ini menunjuk pada pusat batin manusia, bukan hanya soal rasa tapi juga pikir, kehendak, emosi dan kesadaran. 

Ini juga yang diingatkan oleh penulis surat Efesus. Surat ini ditujukan kepada pengikut Yesus di kota Efesus.

Jangan hidup seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup yang berasal dari Allah, karena kobodohan yang ada di dalam mereka dan karena kekerasan hati mereka.

Pikiran yang sia-sia, kekerasan hati mereka. Dan ketika kita membaca seterusnya kita akan melihat itu semua terwujud dalam ucapan dan tindakan dan menjadi kebiasaan (Ayat 18).

Jemaat di Efesus diingatkan oleh pengirim surat, Tinggalkan pikiran dan kebiasaan lama dan wujudkan kebiasaan baik 
sebagai orang-orang yang hidup dalam persekutuan dengan Kristus.

Jika dahulu mencuri dan tidak mau bekerja keras, di dalam Kristus janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan (ayat 28).

"Perkataan kotor jangan lagi keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun... (ayat 29). 

Sobat obor, Hati nurani terwujud dalam ucapan dan tindakan. Ucapan dan tindakan jadi kebiasaan dan kebiasaan jadi karakter.

Mengenakan manusia baru bukan seperti ganti baju lama dengan baju baru. Langsung bagus. Ada proses yang dijalani. Tidak mudah bahkan membutuhkan pengorbanan. Dan itulah konsekuensi jadi pengikut Kristus. Amin.

Sumber: KPPS GMIM edisi Agustus 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.