Manchester United menolak ‘tawaran resmi’ dari Juventus untuk Joshua Zirkzee karena mereka menginginkan paket yang lebih besar, menurut sejumlah laporan.
Setan Merah diperkirakan akan aktif dalam beberapa hari ke depan, baik untuk pemain masuk maupun keluar, mengingat bursa transfer ditutup pada Selasa.
Manchester United masih berupaya merekrut bek kiri baru sebelum tenggat waktu, sementara mereka juga bisa mendatangkan penyerang anyar jika Zirkzee hengkang dalam 48 jam ke depan.
Fabrizio Romano mengungkapkan pada Minggu malam bahwa Zirkzee menolak kepindahan ke klub Serie A, Fiorentina, dengan klub Italia itu kemudian beralih mengejar penyerang Everton, Beto.
Romano menulis: ‘Joshua Zirkzee telah menolak kepindahan ke Fiorentina setelah proposal pinjaman €5 juta plus klausul opsi beli €30 juta dikirim ke Manchester United pada Rabu.
‘Juventus malam ini telah mendekati Man United untuk Zirkzee seperti yang mereka lakukan kepada Newcastle untuk [Nick] Woltemade, jika Jonathan David pergi.’
Namun kini jurnalis Italia Gianluca Di Marzio mengungkapkan bahwa Manchester United juga telah menerima minat dari Juventus, dengan Si Nyonya Tua mengajukan tawaran pinjam-dengan-opsi-beli.
Di Marzio mengklaim bahwa Manchester United menginginkan nilai yang lebih tinggi setelah Juventus ‘mengajukan sebuah tawaran’. Ia menulis di situsnya: ‘Pembicaraan antara Juventus dan Manchester United untuk Zirkzee berlangsung sangat intens. Bianconeri telah mengajukan tawaran resmi untuk peminjaman senilai sekitar €2,5 juta, dengan opsi pembelian yang ditetapkan sebesar €30 juta.
‘Namun, harga yang diminta Setan Merah sedikit lebih tinggi: klub Inggris itu menargetkan total paket €35 juta, termasuk biaya pinjaman awal dan biaya pembelian akhir.’
Salah satu pemain yang berpotensi coba direkrut Manchester United untuk menggantikan Zirkzee pada fase akhir bursa transfer adalah target transfer Arsenal, Victor Osimhen.
Mantan penyerang Manchester United, Louis Saha, menegaskan bahwa Osimhen “mencintai” Setan Merah dan “masih menunggu” untuk menuntaskan kepindahan ke Old Trafford.
Saha mengatakan: “Saya tahu pasti bahwa Victor Osimhen adalah penggemar Manchester United. Dia mencintai Man United. Saya melihatnya dari matanya, dampak yang dimiliki klub ini terhadap dirinya, dan dia juga melihat dampak yang bisa dia berikan kepada tim ini.
“Dia adalah pemain yang sangat percaya diri. Dia seperti Erling Haaland. Dia tidak perlu terlalu sering melihat bola untuk bisa mencetak gol. Jika dia tidak mendapatkan peluang yang dia butuhkan, dia akan menuntutnya. Inilah tipe pemain yang perlu direkrut United.
“Lihat saja pengalamannya. Dia mencetak 20 gol setiap musim. Dia punya karakter, keyakinan, bekerja keras, dan tidak mudah ditebak. Dia bisa membuat assist dan secara fisik dia akan sangat cocok untuk Liga Primer. Tidak ada keraguan sedikit pun soal itu.”
Saha menambahkan: “Osimhen bisa menjadi pemain lain seperti Bruno Fernandes. Dia akan cepat memahami klub ini luar dan dalam. Yang perlu dilakukan United hanyalah membangun koneksi itu, tetapi itulah sebabnya hal tersebut belum terjadi sampai sekarang.”
“Osimhen masih menunggu. United gagal merekrut Harry Kane dan itu adalah salah satu kesalahan terbesar mereka di bursa transfer, tetapi mereka bisa memperbaiki kesalahan itu dengan merekrut Osimhen.”
Menjelaskan mengapa Osimhen akan lebih cocok di Old Trafford dibanding Harry Kane, Saha melanjutkan: “Saya pikir Osimhen lebih cocok untuk United saat ini daripada Kane karena Benjamin Sesko. Osimhen bisa mengajari Sesko soal pergerakan dan bagaimana menjadi seorang striker, tetapi mereka juga bisa bermain bersama dan berkolaborasi lebih baik daripada Kane dan Sesko.”
“Saya bisa melihatnya dari cara mereka masing-masing suka bermain. Mungkin bukan di setiap pertandingan, tetapi dalam beberapa laga itu akan masuk akal, dan di sisa waktu mereka bisa saling memberi persaingan sehat.”