TRIBUNTRENDS.COM - Kabar perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie akhirnya masuk ke ranah hukum. Audi Marissa diketahui telah mengajukan gugatan cerai terhadap Anthony Xie ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus.
Kabar tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Anthony Xie. Ia menyebut gugatan cerai tersebut diajukan berdasarkan kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat Audi dan Anthony.
"Iya. Seperti yang rekan-rekan media sudah dapat informasi dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, benar bahwa Audi sudah menggugat klien kami yaitu Anthony. Informasi yang kami dapat, 11 Agustus dimasukkan gugatannya," ujar kuasa hukum Anthony, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, Audi dan Anthony telah sepakat untuk mengakhiri rumah tangga secara baik-baik.
Baca juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Alasan Ketidakcocokan, Duga Buat Surat Perjanjian, Apa Isinya?
Kuasa hukum Anthony mengatakan pihaknya tidak dapat mengungkap terlalu jauh mengenai persoalan internal rumah tangga keduanya karena perkara tersebut sudah masuk ke pokok perkara. Namun, ia menyebut keputusan untuk bercerai telah dibicarakan dan disepakati oleh Audi maupun Anthony sebelum gugatan didaftarkan.
"Memang antara Audi dan Anthony sebelum adanya gugatan cerai sudah membuat kesepakatan di mana mereka akan bercerai secara baik-baik," katanya.
Ia menjelaskan, gugatan cerai yang diajukan Audi didasarkan pada kesepakatan yang telah dibuat keduanya. Adapun salah satu persoalan mendasar yang disebut menjadi latar belakang perpisahan adalah perbedaan visi dan misi serta komunikasi yang dinilai tidak lagi berjalan dengan baik.
"Hal yang mendasar pasti visi misinya sudah enggak sama, sudah cekcok, dan memang mereka merasa bahwa tidak bisa lagi mempertahankan rumah tangganya. Kurang lebih seperti itu," ujar kuasa hukum.
Sebelum gugatan cerai didaftarkan, Audi Marissa dan Anthony Xie disebut sudah tidak tinggal serumah. Meski demikian, kuasa hukum tidak membeberkan sejak kapan keduanya mulai menjalani kehidupan secara terpisah.
"Untuk pisah rumahnya kapan, detailnya belum bisa saya sampaikan. Tapi sebelum diajukan gugatan cerai memang antara Audi dan Anthony sudah pisah rumah," jelasnya.
Upaya mediasi juga disebut telah dilakukan di lingkungan keluarga sebelum perkara tersebut akhirnya dibawa ke pengadilan. Menurut kuasa hukum, keluarga dari kedua belah pihak sebelumnya telah berupaya menjadi mediator bagi Audi dan Anthony.
Salah satu hal yang telah disepakati Audi dan Anthony adalah mengenai pengasuhan anak mereka. Kuasa hukum menyebut anak tersebut nantinya diasuh oleh Anthony Xie.
"Atas kesepakatan bersama," ujarnya ketika ditanya mengenai alasan hak asuh anak diberikan kepada Anthony.
Untuk saat ini, anak tersebut juga lebih banyak tinggal bersama Anthony.
"Lebih banyak di klien kami, di Anthony, tapi akses sepenuhnya dikasih ke Audi juga," kata kuasa hukum.
Dengan demikian, meski anak berada dalam pengasuhan Anthony, Audi tetap memiliki akses penuh untuk bertemu dan berkomunikasi dengan anaknya.
"Akses sendiri untuk anak di Anthony, akses untuk Audi sendiri disepakati mungkin ada terinfo enggak? Itu bebas kok di antara mereka," ujarnya.
Kuasa hukum juga menegaskan keputusan tersebut merupakan kesepakatan kedua orang tua.
"Pada intinya anak diasuh ke bapaknya, Anthony," katanya.
Selain perceraian dan pengasuhan anak, muncul pertanyaan mengenai harta bersama Audi dan Anthony. Kuasa hukum memastikan gugatan yang diajukan Audi saat ini berkaitan dengan perceraian, bukan perkara harta gono-gini.
"Untuk harta gono-gini tidak. Gugatan cerai karena memang harus dipisahkan antara gugatan cerai dan harta gono-gini," jelasnya.
Dengan demikian, perkara yang tengah berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut fokus pada perceraian.
Kuasa hukum juga mengungkap adanya sebuah perjanjian yang dibuat Audi dan Anthony. Namun, perjanjian tersebut bukan perjanjian pranikah.
"Yang baru dibuat," ujarnya saat ditanya mengenai jenis perjanjian tersebut.
Ketika ditanya apakah keduanya memiliki perjanjian pranikah, kuasa hukum menjawab, "Tidak ada."
Perjanjian yang dibuat belakangan itu juga mencakup kesepakatan mengenai pengasuhan anak.
"Termasuk kesepakatan sudah sepakat sama-sama anak diasuh sama Anthony," katanya.
Namun, isi lengkap perjanjian tersebut tidak dapat disampaikan kepada publik karena merupakan kesepakatan internal kedua belah pihak.
Perkara perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie selanjutnya akan memasuki persidangan. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada tanggal 3. Kuasa hukum menyebut ada kemungkinan Audi dan Anthony hadir dalam persidangan tersebut.
"Tanggal 3," ujar kuasa hukum ketika ditanya mengenai jadwal sidang.
Saat ditanya mengenai kehadiran kedua pihak, ia mengatakan, "Kemungkinan besar penggugat dan tergugat akan hadir."
Di tengah keputusan untuk mengakhiri pernikahan, Anthony Xie disebut memiliki harapan agar hubungannya dengan Audi tetap berjalan baik demi kepentingan anak. Anthony berharap perpisahan mereka sebagai pasangan suami istri tidak membuat keduanya gagal menjalankan peran sebagai orang tua.
"Harapannya dari Anthony ya, meskipun mereka gagal jadi suami istri, setidaknya tidak gagal jadi orang tua," ujar kuasa hukumnya.
Pernyataan tersebut menjadi pesan Anthony di tengah proses perceraian yang kini telah bergulir di pengadilan.
Sementara mengenai isu perubahan keyakinan Audi Marissa, kuasa hukum mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai hal tersebut.
"Hanya saja memang gugatannya secara Kristen," katanya.
(TribunTrends)