Program Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, Bangka Selatan Dapat Rp50 Miliar
Ajie Gusti Prabowo September 01, 2026 05:39 PM

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mendapat kucuran anggaran puluhan miliar dari pemerintah pusat untuk program pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah lokasi tahun ini. Berdasarkan alokasi anggaran dan jumlah titik program, Kabupaten Bangka Selatan disebut menjadi daerah dengan dukungan anggaran KNMP tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, besarnya alokasi tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Saat ini, Bangka Selatan telah memiliki satu KNMP yang berada di Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai. Kawasan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan, mulai dari cold storage, SPBN, tempat pelelangan ikan, gudang hingga dermaga.

"Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang diterima dari dinas terkait, tahun ini kita mendapatkan kucuran alokasi anggaran lebih dari Rp50 miliar untuk program pengembangan KNMP," ujar Riza Herdavid, Selasa (1/9).

Menurutnya, alokasi anggaran tersebut menjadi dukungan penting bagi pengembangan kawasan nelayan di Bangka Selatan. Fasilitas yang tersedia di KNMP Tukak ditargetkan dapat memperkuat rantai kegiatan perikanan, mulai dari penyimpanan hingga pemasaran hasil tangkapan. "Berdasarkan alokasi tersebut dan jumlah titik KNMP, maka Bangka Selatan saat ini menjadi daerah tertinggi di Babel dalam program ini," jelas Riza Herdavid.

Pemkab Bangka Selatan berharap program tersebut tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan dampak terhadap pendapatan masyarakat. Penguatan fasilitas perikanan di kawasan KNMP diharapkan membuat aktivitas ekonomi nelayan menjadi lebih efektif dan memiliki nilai tambah. 

Pemerintah daerah juga berharap keberadaan kawasan tersebut mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pesisir. "Di samping itu, kita juga berharap kucuran program pusat ini juga menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan tenaga kerja dan penggunaan bahan baku material," ucapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait atas program yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. "Keberhasilan KNMP Tukak Sadai dapat menjadi pijakan untuk memperluas program serupa ke desa-desa lain yang memiliki masyarakat nelayan di Bangka Selatan," pungkas Riza Herdavid. (u1)

Siapkan Delapan Titik KNMP
PROGRAM Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bangka Selatan, tidak hanya dipusatkan di Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai. Tahun ini, pemerintah mengusulkan pembangunan KNMP di tujuh desa lain dengan sasaran 1.953 nelayan. Jika seluruh usulan terealisasi, program tersebut akan menjangkau 47,8 persen dari total nelayan yang menjadi sasaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Dedy Yuni Hardi mengatakan, tujuh lokasi yang diusulkan meliputi Kelurahan Tanjung Ketapang, Desa Serdang, Desa Kepoh, Kecamatan Toboali. Lalu, Desa Sadai dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai. Kemudian Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar dan Desa Celagen, Kecamatan Kepulauan Pongok. Berbagai infrastruktur dan sarana prasarana akan disiapkan untuk menunjang aktivitas usaha perikanan di kawasan tersebut.

"Selain Desa Tukak, lokasi KNMP yang dibangun tahun ini ada enam desa dan satu kelurahan lainnya," kata Dedy Yuni Hardi, Selasa (1/9).

Dedy Yuni Hardi menjelaskan, program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik kawasan, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada nelayan. Nelayan sasaran akan difasilitasi cakupan premi BPJS Ketenagakerjaan serta bimbingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas usaha. 

Dinas Perikanan akan memantau progres kegiatan di sejumlah titik untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran. "Untuk itu, kita di dinas juga akan melakukan pemantauan progres kegiatan di sejumlah titik tersebut untuk memastikan agar pelaksanaan berjalan lancar dan tepat sasaran," jelas Dedy Yuni Hardi. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.