Pemerintah Aceh Mulai Salurkan 'Persediaan Barang Cadangan' Saat Hadapi Bencana untuk Kabupaten/Kota
Misran Asri September 01, 2026 11:51 PM

Untuk masing-masing daerah, pemerintah menyalurkan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan buffer stock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Buffer stock merupakan persediaan barang cadangan yang disimpan di luar kebutuhan operasional rutin untuk mengantisipasi lonjakan atau permintaan mendadak serta gangguan pasokan.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya, pada Selasa (1/9/2026), di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Pendistribusian bantuan dilepas oleh Wakil Gubernur Aceh, H Fadhlullah, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Dr A Murtala, MSi., Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., MKM., Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh Dr Husnan, ST, MP, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, SSTP, MSi.

Untuk masing-masing daerah, pemerintah menyalurkan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana. 

Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.

Baca juga: Wagub Fadhlullah Salurkan 50.000 Al-Qur’an Bantuan Kerajaan Arab Saudi untuk Masyarakat Aceh

Baca juga: Percepatan Qanun APBA dan Stabilitas Sosial, Wagub dan Pimpinan DPRA Bertemu

Nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Untuk Aceh Jaya, bantuan yang disalurkan senilai Rp1.575.842.738. 

Sementara Aceh Barat menerima bantuan senilai Rp1.917.316.966, dan Nagan Raya sebesar Rp1.886.331.683.

Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan secara simbolis kepada tiga kabupaten tersebut mencapai sekitar Rp5,38 miliar.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan, penyaluran buffer stock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini. 

Bantuan disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana.

Baca juga: Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status dan Pengelolaan Lahan

Wagub yang akrab disapa Dek Fadh itu menilai bufferstock penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi ketika bencana terjadi, terutama pada masa tanggap darurat ketika akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan mendesak.

"Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pemerintah Aceh untuk tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak," pungkas Dek Fadh.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.