SERAMBINEWS.COM - Shalat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam.
Ibadah yang dilaksanakan pada waktu pagi menjelang siang ini memiliki sejumlah keutamaan dan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Shalat dhuha dikerjakan setelah matahari terbit dan telah naik hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Pelaksanaannya paling sedikit dua rakaat dan dapat ditambah sesuai kemampuan masing-masing.
Salah satu keutamaan shalat dhuha disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Amalan Shalat Dhuha, Ibadah Sunnah yang Bisa Jadi Pembuka Rezeki dan Keberkahan
Dua rakaat shalat dhuha dapat menjadi bentuk sedekah untuk seluruh persendian tubuh manusia. Hal ini menunjukkan besarnya nilai ibadah tersebut meskipun pelaksanaannya tergolong sederhana.
Selain itu, shalat dhuha juga menjadi momentum bagi seorang Muslim untuk memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT.
Setelah melaksanakan shalat, umat Islam dapat berdoa agar diberikan kesehatan, kemudahan dalam urusan, rezeki yang halal serta keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Keutamaan Shalat Dhuha, Amalan Sunnah yang Membuka Pintu Rezeki dan Menenangkan Hati
Keutamaan lainnya adalah shalat dhuha dapat menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan.
Kesibukan bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya tidak seharusnya membuat seseorang melupakan kewajiban untuk bersyukur dan mengingat Sang Pencipta.
Waktu dhuha juga menjadi kesempatan untuk menenangkan hati sebelum memulai atau melanjutkan berbagai kegiatan.
Dengan menyempatkan diri melaksanakan shalat sunnah, seorang Muslim dapat mengawali aktivitas dengan lebih tenang dan penuh kesadaran spiritual.
Bagi masyarakat yang ingin membiasakan shalat dhuha, ibadah ini dapat dilakukan secara bertahap.
Dua rakaat dapat menjadi langkah awal sebelum kemudian meningkatkan jumlah rakaat sesuai kemampuan.
Namun, shalat dhuha hendaknya dilakukan dengan niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT.
Keutamaan ibadah bukan hanya terletak pada banyaknya rakaat, tetapi juga pada keikhlasan, kekhusyukan dan konsistensi dalam menjalankannya.
Membiasakan shalat dhuha di tengah rutinitas sehari-hari dapat menjadi salah satu cara menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperbanyak amal sunnah.(*)