Viral Aksi Botram di Mobil Pikap Keliling Tasikmalaya, Ditegur Polisi dan Panitia Minta Maaf
Ravianto September 02, 2026 08:29 AM

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Niat hati membuat konten unik dalam rangka memeriahkan suasana kemerdekaan, aksi sekelompok warga yang menggelar botram atau makan bersama di atas mobil bak terbuka (pick-up) yang sedang berjalan justru viral dan berujung teguran dari kepolisian.

Video yang memperlihatkan beberapa perempuan santai menyantap makanan khas Sunda—seperti nasi tutug oncom, ayam goreng, hingga lalapan lengkap dengan meja dan tikar di atas bak pikap—marak beredar di media sosial dan memicu perdebatan warganet karena dinilai membahayakan keselamatan.

Dalam rekaman tersebut, mobil pikap nampak berkeliling Kota Tasikmalaya melintasi rute dari Alun-alun Kota Tasikmalaya, Jalan HZ Mustofa, hingga Jalan Tentara Pelajar.

Menanggapi kehebohan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota langsung bergerak cepat menelusuri penanggung jawab aksi berbahaya tersebut.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Dian Fardiansyah, membenarkan pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai video viral itu.

"Benar kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait video di medsos. Atas dasar hal tersebut, kami segera mencari penyelenggara kegiatan ini dan mendatangi lokasi salah satu rumah makan yang mengelolanya," ujar Dian, Selasa (1/9/2026).

Baca juga: Polisi Ungkap Aksi Makan Diatas Mobil Bak Ternyata Sempat Keliling Kota Tasikmalaya

Menurut Dian, kegiatan tersebut dilakukan pada Minggu (23/8/2026) lalu secara insidental.

Pihak kepolisian kemudian memberikan imbauan persuasif serta surat teguran tertulis agar aksi serupa tidak diulangi demi keselamatan pengguna jalan.

Usai ditemui pihak kepolisian, penanggung jawab kegiatan dari Warung Sangu Alun-Alun, Rohmat, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan membuat video klarifikasi.

"Kami memohon maaf atas beredarnya video yang heboh di medsos. Kami tegaskan bahwa itu bukan fasilitas rutin dari rumah makan kami, melainkan acara insidental 17 Agustusan. Kami menyadari hal tersebut abai keselamatan dan tidak patut dicontoh," tutur Rohmat.

Warung Sangu Alun-Alun (sering salah disebut sebagai Warung Saung Alun-Alun) adalah destinasi kuliner Sunda populer khas Jawa Barat yang mengusung konsep prasmanan dadakan.

Restoran ini terkenal dengan jargonnya "Pangeunahna kadua sadunya" (terlezat kedua di dunia) dan menawarkan aneka lauk tradisional yang digoreng atau dibakar secara langsung saat dipesan.

Mereka memiliki tiga outlet yakni di Jl. Otto Iskandardinata No.16, Empangsari, Kec. Tawang. Kota Tasikmalaya dan di Jl. A.H. Nasution No. 186, Mangkubumi (Samping POM Bensin), Kota Tasikmalaya.

Serta di Garut di Jl. Muhammadiyah No. 3, Regol, Garut Kota

Pihak kepolisian pun menegaskan jika aksi berbahaya menumpangi bak terbuka untuk aktivitas non-peruntukannya kembali terulang di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, petugas tidak segan untuk memberikan penindakan tegas sesuai aturan hukum lalu lintas yang berlaku.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.