Desil DTSEN di Bogor Berubah sampai Tak Dapat Bansos? Begini Cara Ajukan Sanggahan Pakai HP
Tsaniyah Faidah September 02, 2026 12:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah warga Bogor dibuat bingung dengan perubahan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tak sedikit warga dari wilayah Kota maupun Kabupaten Bogor yang mengeluhkan posisi desil mereka mendadak bergeser naik, padahal kondisi ekonomi di lapangan tidak mengalami peningkatan.

Pergeseran desil ini dinilai krusial karena langsung berdampak pada peluang warga Bogor untuk mendapatkan berbagai program bantuan sosial (bansos), seperti PKH hingga BPNT.

Menanggapi fenomena tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dinas Sosial (Dinsos) setempat menyediakan jalur pengajuan sanggahan atau pembaruan data secara mandiri.

Warga Bogor yang merasa peringkat desilnya tidak sesuai kini bisa mengurusnya langsung dari genggaman tanpa harus antre. 

Alur Mengubah Desil DTSEN Lewat Aplikasi Cek Bansos 

Mekanisme pembaruan data secara online dapat diakses langsung oleh warga Bogor dengan memanfaatkan fitur pada ponsel:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store. 
  • Registrasi dan buat akun menggunakan data kependudukan (NIK KTP Bogor dan KK) yang valid. 
  • Masuk ke halaman utama, pilih menu profil, lalu klik opsi Pengajuan Pembaruan Desil atau fitur Usul/Sanggah.
  • Isi seluruh data kondisi rumah tangga yang diminta secara jujur dan akurat. 

Setelah data terkirim, pendamping sosial di tingkat kelurahan/desa setempat akan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual (ground check).

Data hasil verifikasi diproses bertahap oleh Dinsos dan Kemensos sebelum diserahkan ke Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS akan memperbarui pemeringkatan desil yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali.

Alternatif Jalur Offline Via Desa/Kelurahan dan Dinsos Bogor

Baca juga: Sudah Cair? Cek Penerima Bansos September 2026 di Bogor Lewat HP Sekarang, Siapkan NIK KTP

Bagi warga Bogor yang terkendala akses aplikasi, pengusulan ulang tetap bisa dilakukan secara tatap muka:

  • Datangi kantor desa, kelurahan, atau Kantor Dinas Sosial setempat dengan membawa dokumen fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  • Minta bantuan petugas operator untuk memasukkan data pembaruan ke dalam sistem SIKS-NG Kemensos.

Usulan tersebut nantinya menjalani proses verifikasi berjenjang oleh Dinsos dan Kemensos sebelum diteruskan ke BPS.

Pemerintah menegaskan bahwa pengajuan pembaruan tidak serta-merta otomatis menurunkan peringkat desil.

Seluruh pengusulan wajib melewati prosedur validasi ulang untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Faktor Penentu Peringkat Desil

Sistem DTSEN mengelompokkan tingkat ekonomi masyarakat ke dalam 10 tingkatan.

Desil 1 mewakili kelompok masyarakat paling rentan atau kurang mampu, sedangkan Desil 10 diisi kelompok masyarakat berpenghasilan paling tinggi.

Semakin kecil angka desil seseorang, semakin tinggi prioritasnya untuk masuk dalam daftar penerima bansos. 

Penetapan indikator desil dilakukan BPS secara terintegrasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang mencakup:

  • Sektor Keuangan: Riwayat kredit bank, penggunaan fasilitas pinjaman online (pinjol), hingga simpanan emas di lembaga pegadaian.
  • Status Pekerjaan: Pendapatan usaha UMKM, keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan, hingga adanya anggota keluarga berstatus ASN atau pekerja formal.
  • Aset Rumah Tangga: Kepemilikan kendaraan roda dua maupun roda empat, sertifikat tanah, kondisi fisik bangunan rumah, serta besaran daya listrik yang digunakan.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.