Suasana Haru di RSUD Sidoarjo, Wali Santri Panik Cari Anak di Tengah Dugaan Keracunan Massal
Laksmi Anindita September 02, 2026 03:44 PM

TRIBUNWOW.COM, SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal secara mendadak menggegerkan warga Kabupaten Sidoarjo setelah ratusan siswa atau santri dilarikan ke sejumlah rumah sakit, Selasa (1/9/2026).

Puluhan armada ambulans tampak lalu lalang mengevakuasi para korban yang didominasi oleh pelajar tingkat SMP dan SMA dari salah satu pondok pesantren di kawasan Tanggulangin.

Ratusan santri yang tumbang itu saat ini tengah menjalani penanganan medis intensif di RSUD Notopuro, RSI Siti Hajar, hingga RS Delta Surya Sidoarjo.

Baca juga: Ratusan Santri Mambaul Hikam Sidoarjo Mual dan Muntah, Diduga seusai Santap Menu MBG

Petugas medis bersama pihak kepolisian masih terus mendata jumlah pasti korban serta menyelidiki pemicu utama dugaan keracunan itu.

“Kami belum bisa menyampaikan data pastinya. Petugas masih fokus penanganan pertama kepada para korban. Mohon sabar terlebih dulu,” jawab seorang petugas RSUD Sidoarjo saat ditanya wartawan.

Kepanikan terlihat jelas di area luar rumah sakit ketika puluhan orang tua siswa mulai berdatangan untuk memastikan kondisi anak mereka.

Suasana haru dan tegang menyelimuti halaman rumah sakit saat para wali santri berusaha mencari informasi di tengah kesibukan tim medis.

Salah satu wali santri, Agus, mengaku langsung bergegas dari rumahnya di Krembung setelah mendapat kabar dari sesama wali murid.

Baca juga: Guntur Romli Bela Gus Kikin dari Berbagai Tudingan, Sebut Sosoknya Humble dan Tak Ambisius

“Informasi dari pondok tadi, anak saya ada di sini. Ini masih mencari. Anak saya namanya Afi,” kata pria bersarung itu saat ditemui di depan rumah sakit.

Pria itu menceritakan bahwa dirinya belum mengetahui pasti makanan yang dikonsumsi oleh putrinya sebelum musibah itu terjadi.

“Habis makan apa saya kurang tahu. Ini saya mau masuk ke rumah sakit. Mencari anak saya di dalam,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.