Penampakan Pikap Tata Yodha 4x4 Buatan India untuk Kopdes Merah Putih, Kini Sudah Tiba di Prabumulih
Shinta Dwi Anggraini September 02, 2026 06:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH -- Mobil pikap asal India merek Tata Yodha 4x4 untuk operasional Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, telah tiba di Koperasi Merah Putih Kelurahan Muaradua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Pantauan TribunSumsel.com di lapangan, mobil pikap Tata Yodha tersebut terlihat sudah terparkir di depan gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Muaradua Barat atau tepatnya di kawasan Perumahan Guru, Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Muaradua Barat, tepat di samping Kantor Lurah Muaradua Barat.

Selain mobil pikap, Kopdes tersebut juga telah menerima dua unit motor roda tiga yang telah datang lebih dulu.

Kendaraan-kendaraan tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan operasional koperasi, terutama dalam mempercepat proses pengangkutan hasil bumi maupun produk yang diperjualbelikan melalui koperasi.

Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Muaradua Barat, Aden Tamrin, ketika dibincangi membenarkan pihaknya telah menerima satu unit mobil pikap Tata Yodha tersebut.

Namun menurut Aden, meski kendaraan sudah berada di lokasi koperasi, proses serah terima secara resmi hingga saat ini belum dilakukan.

"Alhamdulillah KDMP Muaradua Barat sudah mendapatkan mobil, diberikan beberapa hari lalu. Namun untuk serah terima secara resmi belum," ungkap Aden ketika dibincangi TribunSumsel.com, Rabu (2/9/2026).

Pria yang pernah menduduki kursi DPRD Kota Prabumulih itu mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya menyebutkan jika kendaraan tersebut memang disiapkan untuk menunjang kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih.

Salah satu fungsi utamanya adalah membantu proses pengangkutan berbagai komoditas atau produk yang nantinya tersedia di koperasi maupun mengantarkan produk kepada pihak yang membutuhkan.

"Intinya mobil untuk operasional koperasi, untuk mengantar barang atau mengambil. Dengan adanya kendaraan ini, kegiatan distribusi diharapkan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat," katanya.

Lebih lanjut Aden menjelaskan, keberadaan kendaraan operasional menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas koperasi.

Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kapan Koperasi Merah Putih Kelurahan Muaradua Barat dapat mulai beroperasi secara penuh.

"Kalau kapan operasional kita belum tahu, kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Selain itu, gerai koperasi ini belum seratus persen selesai, masih butuh pembenahan seperti etalase dan lainnya," jelas pria yang pernah dua periode menjadi ketua DPD KNPI Kota Prabumulih itu.

Aden mengakui, penyelesaian berbagai fasilitas pendukung menjadi hal penting agar ketika koperasi mulai beroperasi, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Gerai yang representatif juga dibutuhkan untuk menata produk serta memudahkan masyarakat ketika berbelanja maupun memanfaatkan layanan koperasi.

Bagi masyarakat, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pemasaran berbagai produk lokal.

Dengan dukungan sarana transportasi, distribusi hasil bumi dan produk masyarakat diharapkan dapat berlangsung lebih efisien.

Aden berharap seluruh tahapan persiapan Koperasi Merah Putih Kelurahan Muaradua Barat dapat segera diselesaikan sehingga segera beroperasional dan fasilitas yang telah diberikan pemerintah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Harapan kita segera operasi sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," harapnya.

 

 

Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.