TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) membagikan sekitar 10 ribu masker kepada masyarakat, Rabu (2/9/2026).
Langkah ini diambil menyusul adanya imbauan penggunaan masker oleh Tenaga Medis (Kesehatan) akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas di Kalimantan Utara (Kaltara) sehingga membuat kualitas udara menjadi tidak sehat.
Kegiatan pembagian masker gratis ini dilakukan di sejumlah titik di wilayah Tanjung Selor: mulai dari kawasan Pasar Induk, berlanjut ke Simpang Jalan Sengkawit hingga berakhir di Tugu Cinta Damai.
Selain Kesbangpol, kegiatan ini juga melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang turut membantu penyaluran kepada masyarakat.
Kepala Kesbangpol Bulungan, Darmawan, mengatakan pembagian masker gratis tidak hanya terpusat di kawasan Tanjung Selor, tetapi juga menjangkau wilayah lain melalui jaringan Ormas yang telah ditunjuk.
"Kurang lebih ada 10 ribu masker yang dibagikan. Tidak hanya di Tanjung Selor, ada juga yang disalurkan sampai ke Kilometer 2 hingga Kampung Arab melalui Ormas yang berbeda," ujarnya.
Menurut Darmawan, setiap warga yang ditemui dalam kegiatan tersebut menerima satu masker dan langsung diimbau untuk menggunakannya saat beraktivitas di luar rumah.
"Per orang diberikan satu masker. Yang penting ketika keluar rumah dipakai. Kalau berada di dalam rumah tentu tidak perlu memakai masker, tetapi saat kondisi udara berkabut seperti sekarang sebaiknya tetap digunakan ketika beraktivitas di luar," katanya.
Baca juga: Kabut Asap Selimuti Bulungan, Pemkab Bakal Gandeng Ormas Bagikan Masker
Meski berbagai imbauan telah disampaikan pemerintah maupun tenaga kesehatan, Darmawan mengakui kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker masih tergolong rendah.
Ia mengatakan, saat pembagian berlangsung masih banyak warga yang ditemui belum mengenakan masker.
"Masih banyak yang tidak memakai masker, padahal sebelumnya sudah ada imbauan. Bahkan dokter dari rumah sakit juga sudah menyampaikan pentingnya menggunakan masker saat kualitas udara menurun," ucapnya.
Darmawan memastikan masker yang dibagikan kepada masyarakat merupakan masker yang telah memenuhi standar kesehatan dan layak digunakan untuk melindungi diri dari paparan kabut asap.
Ia menjelaskan sebagian masker tersebut merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan.
"Masker yang dibagikan sudah sesuai standar dan bersertifikat. Kami juga mendapat bantuan sekitar seribu masker dari Dinas Kesehatan," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bulungan berharap masyarakat semakin disiplin menggunakan masker selama kabut asap masih menyelimuti udara Bumi Tenguyun.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap karhutla.
(*)
Penulis : Desi Kartika