Gubernur Babel Letakkan Batu Pertama SMPN 11 Pangkalpinang di Selindung
Asmadi Pandapotan Siregar September 02, 2026 10:03 PM

BANGKAPOSCOM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 11 Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).

Pembangunan sekolah yang berlokasi di kawasan eks-Terminal Selindung tersebut menjadi langkah pemerintah dalam memperkuat akses sekaligus pemerataan layanan pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Selindung dan kawasan sekitarnya.

Kehadiran Gubernur Hidayat Arsani dalam kegiatan tersebut disambut meriah dengan penampilan drumben SMP Negeri 4 Pangkalpinang dan tari sambut yang dibawakan siswa SD Negeri 23 Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan pembangunan sekolah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

"Lebih dari itu, pembangunan sekolah adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita," ujar Hidayat.

Menurutnya, kehadiran SMP Negeri 11 diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang nyaman, berkualitas, dan mudah dijangkau.

"Pendidikan ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bagaimana Indonesia maju dan bagaimana daerah maju, harus ada SDM yang andal, hebat, profesional, dan penuh etika," tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, jajaran perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terealisasinya pembangunan USB SMP Negeri 11 tersebut.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmen Provinsi Babel untuk terus mendukung penguatan sektor pendidikan di Pangkalpinang. Selain pembangunan SMP Negeri 11, Pemprov Babel sebelumnya telah memulai pembangunan SMA Negeri 5 di Pangkalpinang serta mendorong penguatan fasilitas pendidikan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti kebutuhan tenaga pendidik sebagai salah satu tantangan yang harus segera dicarikan solusinya seiring dengan bertambahnya fasilitas dan akses pendidikan.

"Kami mendengar curhat Pak Wali, memang ada kekurangan guru. Ini harus kita tingkatkan bersama," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menjelaskan bahwa pembangunan SMP Negeri 11 dan rencana pembangunan SMP Negeri 12 merupakan respons pemerintah terhadap pertumbuhan penduduk serta perkembangan kawasan pemukiman baru di Pangkalpinang.

Menurutnya, pertumbuhan penduduk Pangkalpinang mencapai sekitar 4 hingga 5 persen setiap tahun. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.

"Wilayah Selindung ini memang merupakan wilayah pengembangan baru. Kemudian, ada juga kawasan lain yang pertumbuhannya cukup pesat. Karena itu, memang ada kekurangan SMP," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Pangkalpinang menargetkan pembangunan SMP Negeri 12 dapat dilaksanakan pada tahun depan. Selain itu, Pemkot juga mengidentifikasi kebutuhan pembangunan satu unit sekolah dasar baru di kawasan Kampak Tengah dan sekitarnya.

"Insyaallah, SMP 12 akan kami bangun tahun depan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur. Kami juga masih memiliki kekurangan satu SD yang nantinya akan dibangun di wilayah yang membutuhkan," katanya.

Wali Kota mengapresiasi dukungan Gubernur yang dinilai responsif terhadap kebutuhan pendidikan di Pangkalpinang. Ia mencontohkan pembangunan SMA Negeri 5 yang mendapat respons cepat dari Pemprov Babel dan ditargetkan dapat digunakan secara optimal pada akhir 2027.

"Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran yang telah memenuhi kebutuhan pendidikan di Pangkalpinang," ujarnya.

Dukungan terhadap pembangunan USB SMP Negeri 11 juga disampaikan oleh Camat Gabek, Yudi J. Putra. Ia menilai pembangunan sekolah baru tersebut merupakan bentuk respons nyata pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota, dan Ibu Wakil Wali Kota atas respons terhadap kebutuhan masyarakat akan unit sekolah baru. Jelas ini sangat membantu masyarakat," ujar Yudi.

Menurutnya, kehadiran sekolah baru akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung perkembangan kawasan yang terus bertumbuh. (*/E1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.