Ini Sosok Penting di Balik Kemenangan Gus Kikin jadi Ketum PBNU
Raynaldo Ghiffari Lubabah September 03, 2026 07:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Tim Qanun Asasi (pemenangan) KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin, Abi Rekso, mengungkap sosok yang disebut berperan penting dalam memenangkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Tokoh tersebut adalah H. Muhammad Lukman Edy.

Abi Rekso mengatakan Lukman Edy memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh dan figur penting Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai daerah. Jaringan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu Gus Kikin memperoleh dukungan meski proses konsolidasi berlangsung dalam waktu singkat.

Menurut dia, tim pemenangan hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk melakukan konsolidasi setelah Gus Kikin menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

“Kalau boleh jujur, persiapan ini hanya 2 minggu setelah Yai Kikin mantap untuk maju. Di bawah koordinasi Pak Lukman Edy seluruh tim bersinergi secara pararel. Alhamdulillah hasil dukungan 472 karena kerja cerdas yang solid," kata Abi Rekso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (2/9/2026). 

Lukman Edy merupakan tokoh asal Teluk Pinang, Indragiri Hilir, Riau, yang lahir pada 26 November 1970. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Kiprahnya di lingkungan NU juga telah berlangsung cukup panjang. Lukman Edy pernah memimpin PKB Riau dan menjadi anggota DPRD Riau. Ia juga disebut sebagai salah satu tokoh Melayu yang ikut menggalang kekuatan NU di Sumatera untuk bergabung dengan PKB yang ketika itu dipimpin KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pada 2005, Lukman Edy dipercaya Muhaimin Iskandar menduduki posisi Sekretaris Jenderal DPP PKB. Kariernya di pemerintahan berlanjut setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuknya sebagai Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) untuk periode 2007-2009.

Sementara itu, Muktamar Ke-35 NU telah menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Presiden Prabowo Subianto turut menghadiri pembukaan Muktamar NU pada 27 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Prabowo juga hadir dalam penutupan Muktamar NU pada 31 Agustus 2026.

Kehadiran Presiden dalam rangkaian Muktamar tersebut turut menunjukkan posisi NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran penting dalam kehidupan kebangsaan dan menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.