Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi kemungkinan besar akan mengakhiri perjalanan panjang bersama timnas Argentina setelah pensiun dari sepak bola internasional pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut mendapat penghormatan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, yang menilai Messi telah mencapai status jauh lebih besar daripada sekadar seorang pemain.
Tapia melihat Lionel Messi sebagai “kapten impian” Argentina dan menggambarkan sang mega bintang sebagai sosok yang mampu membuat berbagai hal mustahil menjadi kenyataan. Menurutnya, masyarakat Argentina telah menganggap Lionel Messi sebagai sosok yang abadi.
Lionel Messi akan angkat kaki dari timnas setelah tampil enam Piala Dunia. Ia membawa Argentina meraih trofi Piala Dunia 2022 di Qatar dan kembali mengantarkan negaranya hingga final Piala Dunia 2026.

Sepanjang karir internasionalnya, Lionel Messi berhasil mencatatkan 125 gol dalam 207 pertandingan sejak debut pada 2005. Catatan tersebut membuat dirinya menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah timnas Argentina.
Perjalanan Lionel Messi bersama Argentina sempat berada di masa sulit. Ia pernah mengumumkan pensiun dari timnas pada 2016 setelah menjadi kapten dalam tiga final secara beruntun tanpa meraih gelar.
Namun, Lionel Messi membatalkan keputusan tersebut dan kembali membela Argentina. Ia akhirnya membantu negaranya mengakhiri 28 tahun tanpa trofi dengan memenangkan Copa América 2021, kemudian kembali menjadi juara pada 2024 sebelum meraih Piala Dunia 2022.

Tapia juga menyoroti ketangguhan Lionel Messi dalam menghadapi masa sulit bersama tim nasional. Menurutnya, sang kapten berhasil terus bangkit dari kegagalan dan tetap memilih mengenakan seragam Argentina hingga mencapai puncak kesuksesan.
Lionel Messi menggambarkan perjalanan bersama Argentina sebagai sesuatu yang indah, tetapi juga penuh batu hambatan. Kini setelah lebih dari dua dekade membela La Albiceleste, ia meninggalkan tim nasional dengan status sebagai salah satu legenda terbesar Argentina dan sepak bola dunia.
Pengaruh Lionel Messi bahkan telah diabadikan oleh AFA. Pada 2023, kompleks latihan tim nasional Argentina diberi nama "Messi" sebagai bentuk penghormatan. Bagi Tapia, nama dan warisan sang megabintang akan terus melekat dalam sejarah Argentina meski perjalanan internasionalnya telah berakhir.