TRIBUNNEWS.COM - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) telah menetapkan 12 pemain yang akan memperkuat Timnas voli putri Indonesia di Asian Games 2026.
Kepastian tersebut disampaikan PBVSI dalam sebuah unggahan di akun Instagram resmi @indonesian_volleyball, Rabu (2/9/2026) malam WIB.
Pelatih Timnas voli putri Indonesia, Marcos Sugiyama, menyusun skuad dengan komposisi dua setter, dua opposite, tiga middle blocker, empat outside hitter, serta satu libero.
Di posisi setter, Marcos memilih Arneta Putri Amelia dan Ajeng Nur Cahaya.
Kemudian ada Khanza Putri Yanzi serta Azzahra Dwi Febyane atau Gendis yang dipercaya mengisi posisi opposite.
Lalu posisi middle blocker dihuni Maradanti Namira, Chelsa Berlian Nurtomo, dan Geovanny Cahyarningtyas.
Sementara itu, empat outside hitter yang masuk daftar adalah Medioll Steofanny Yoku, Ersandrina Devega, Putri Nur Agustina, dan Tina Syifa Sabila Salim.
Sedangkan untuk posisi libero, hanya ada satu nama, yakni Indah Cahyani Guretno.
Baca juga: Banyak Tawaran, Megawati Ungkap Alasan Pilih Pinangan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
Keputusan Marcos yang tidak memasukkan Megawati Hangestri ke dalam skuad Asian Games 2026 bukanlah sebuah kejutan.
Sebelumnya, pemain yang berposisi sebagai opposite tersebut juga absen membela Timnas voli putri Indonesia di AVC Continental 2026 beberapa waktu lalu.
Tanpa Megawati, Timnas voli putri Indonesia bisa mewujudkan target dengan finis di peringkat kelima AVC Continental 2026.
Pun sebelumnya, Megawati memang telah memutuskan rehat dari Timnas voli putri Indonesia tahun ini gegara faktor cedera dan ingin fokus menjalani karier profesionalnya di luar negeri.
Hanya saja, kehadiran Megawati ke dalam skuad Timnas voli putri Indonesia sempat menjadi sebuah harapan.
Kehadirannya dinilai dapat menjadi tambahan kekuatan bagi sektor serangan Timnas voli putri Indonesia.
Harapan tersebut salah satunya disampaikan Rifki, sosok di balik akun @volleyballmotions.ina.
Tidak hanya Megawati, Rifki juga mengusulkan tiga nama lain, yakni Tisya Amallya Putri, Dita Azizah, dan Syelomitha Avrilaviza Injilia Wongkar.
"Mungkin kalo bisa Mega, Tisya, Dita Azizah dan Syelo," kata Rifki, ketika dihubungi Tribunnews, Selasa (1/9/2026).
Namun, harapan Rifki tersebut pada akhirnya tidak terwujud.
Baca juga: 12 Pemain Timnas Voli Putra Indonesia untuk Asian Games 2026: Teka-teki Tugas Boy Arnez Terjawab
Selain daftar pemain, PBVSI juga telah mencantumkan jajaran ofisial yang akan mendampingi tim.
Marcos Sugiyama bertindak sebagai pelatih kepala, dengan Pedro B Lilipaly sebagai asisten pelatih.
Sementara itu, Bobby Ade Setiawan bertugas menangani statistik dan Lourina Henriette dipercaya sebagai pelatih fisik.
Di Asian Games 2026 nanti, Timnas voli putri Indonesia tergabung ke dalam Pool A bersama tuan rumah Jepang dan Nepal.
Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Nagoya dan Prefektur Aichi, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
(Tribunnews.com/Isnaini)