Nasi bebek populer jadi pilihan makan siang lezat dan mengenyangkan. Di Rempoa, Ciputat, ada warung nasi bebek yang menunya nikmat. Seporsinya Rp20.000 saja dengan racikan bumbu hitam yang medok khas Madura.
Warung nasi bebek serundeng milik Ibu Sumiyati ini berada di sebelah Masjid Al Jihad, tepatnya di Jalan Pahlawan No. 9, Rempoa, Ciputat. Warung sederhana ini buka sejak pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Namun, biasanya saat jam makan siang, menu nasi bebek sudah ludes terjual.
Warung ini sudah punya pelanggan setia sejak berdiri sekitar 10 tahun lalu. Ibu Sumiyati konsisten menyajikan menu berbahan dasar bebek.
Detail Informasi | |
| Nama Tempat Makan | Nasi Bebek Serundeng Ibu Sumiyati |
| Alamat | Jalan Pahlawan No. 9, Rempoa, Ciputat |
| No Telp | - |
| Jam Operasional | 07.00-15.00 |
| Estimasi Harga | Rp20 ribu |
| Tipe Kuliner | Nasi bebek Madura |
| Fasilitas |
|
Nikmatnya Nasi Bebek Komplet Rp20.000
Seporsi nasi bebek komplet harganya Rp20 ribu saja. Foto: Lusiana Mustinda
|
Saat tim detikFood datang (13/8), pilihan menunya memang tidak terlalu banyak. Ibu Sumiyati fokus menjual bebek khas Madura beserta jeroannya.
Kami memesan seporsi nasi bebek seharga Rp20.000. Satu porsi terdiri dari nasi hangat, satu potong bebek, bumbu hitam, serundeng, lalapan timun dan sambal ijo.
Sekilas, tampilannya terlihat sederhana. Seporsi nasi putih disandingkan dengan potongan bebek yang diselimuti bumbu hitam pekat. Di atas nasinya juga terdapat tambahan bumbu hitam dan serundeng.
Namun, jangan tertipu dengan tampilannya yang sederhana. Begitu dicicipi, rasa bumbunya langsung terasa kuat dan medok.
Bumbu hitamnya punya cita rasa gurih dengan aroma rempah yang khas. Rasanya cukup dominan, tetapi justru menjadi karakter utama dari nasi bebek ini.
Daging bebeknya juga terasa empuk. Bumbu tidak hanya menempel di bagian luar, tetapi cukup meresap hingga ke dalam daging.
Menurut Ibu Sumiyati, proses memasak menjadi salah satu kunci agar bebeknya empuk dan bumbunya meresap. Bebek dimasak selama kurang lebih 5 jam sebelum disajikan kepada pelanggan.
Proses memasak yang cukup lama itu membuat tekstur dagingnya lebih mudah disantap. Saat dicampur dengan nasi dan bumbu hitam, rasanya semakin gurih dan kaya rempah.
Tambahan Serundeng Bikin Makin Lahap
Selain bebek dan bumbu hitam, ada satu elemen yang menurut kami tidak boleh dilewatkan, yakni serundeng.
Serundeng berupa kelapa sangrai berbumbu ini ditaburkan di atas nasi. Teksturnya memberikan sensasi berbeda ketika disantap bersama nasi dan bebek yang lembut.
Rasanya gurih dengan aroma kelapa sangrai yang cukup terasa. Serundeng ini juga membuat tekstur nasi bebek menjadi lebih beragam, terutama ketika berpadu dengan bumbu hitam yang cenderung basah dan kaya rasa.
Kombinasi bumbu hitam dan serundeng inilah yang membuat nasi bebek Ibu Sumiyati terasa semakin nikmat.
Sambal Ijo Disajikan Terpisah
Sambal ijo yang bikin rasa nasi bebek makin enak. Foto: Lusiana Mustinda
|
Nasi bebek tentu terasa kurang lengkap tanpa sambal. Di sini, Ibu Sumiyati menyajikan sambal ijo sebagai pelengkap.
Sambal ijonya punya rasa pedas dan gurih. Ketika dicampur dengan nasi, bebek, bumbu hitam, dan serundeng, rasa pedasnya membuat sajian ini semakin menggugah selera.
Menariknya, sambal ijo diberikan dalam mangkuk kecil dan disajikan terpisah. Jadi, pelanggan bisa menyesuaikan sendiri jumlah sambal yang ingin dicampurkan.
Buat yang tidak terlalu suka makanan pedas, cara penyajian seperti ini tentu cukup membantu. Sementara pencinta pedas bisa langsung menambahkan sambal sesuai selera.
Warung Sederhana di Sebelah Masjid
Warung Nasi Bebek Serundeng Madura Ibu Sumiyati yang sederhana di Ciputat. Foto: Lusiana Mustinda
|
Warung nasi bebek Ibu Sumiyati memang bukan tempat makan besar. Area makannya cukup sederhana dengan beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan pelanggan.
Lokasinya juga cukup mudah ditemukan karena berada tepat di sebelah Masjid Al Jihad. Selain nasi bebek, di sekitar tempat tersebut terdapat beberapa penjual makanan lain yang bisa menjadi pilihan, seperti soto ayam, nasi kuning, hingga aneka minuman dingin.
Suasananya juga cocok untuk sarapan santai. Apalagi warung sudah buka sejak pukul 06.30 WIB, sehingga pelanggan tidak perlu menunggu sampai siang untuk menyantap nasi bebek.
Setelah sekitar 10 tahun berjualan, Ibu Sumiyati tetap mempertahankan menu yang sederhana dengan fokus pada olahan bebek dan jeroan.
Buat pencinta nasi bebek khas Madura, racikan Ibu Sumiyati layak masuk dalam daftar kuliner yang bisa dicoba di kawasan Rempoa.
Dengan harga Rp20.000, pelanggan sudah mendapatkan seporsi nasi, bebek empuk dengan bumbu hitam yang medok, serundeng gurih, serta sambal ijo. Kombinasi tersebut cukup memuaskan untuk mengisi perut saat pagi atau siang hari. Warga Rempoa dan sekitarnya, merapat yuk!








