Laporan Wartawan TribunGayo.com Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga komoditas kakao kering ditingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh mengalami penurunan dari Rp 95.000 menjadi Rp 91.000 per kilogram, Jumat (4/9/2026).
Harga kakao kering turun sebesar Rp 4.000 per kilogram yang terjadi setelah harga sempat bertahan stabil selama hampir sepekan terakhir.
"Hari ini harga kakao turun Rp 4.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 95.000 per kilogram," ujar Tauke Kakao di Aceh Tenggara, Sabri alias Win
Fluktuasi harga kakao kering di pasar lokal Aceh Tenggara dinilai sudah berlangsung cukup lama.
Hal ini terjadi karena penentuan harga masih bergantung pada pedagang besar di Medan.
Keluhan tersebut disampaikan oleh sejumlah petani kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, diantaranya Saifullah, Hanif, Kiki, dan Muslim.
Menurut mereka, kondisi pasar yang tidak menentu sangat merugikan petani.
Para petani berharap ada investor yang bersedia berinvestasi di sektor komoditas kakao Aceh Tenggara.
Kehadiran investor diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan hasil panen petani tetap dihargai tinggi. (*)
Baca juga: Tujuh Langkah Strategis Membangun Kakao di Aceh Tenggara Menurut Eksportir
Baca juga: Aceh Tenggara Tak Dapat Tambahan Dana Alokasi Umum 2026
Baca juga: Harga Kakao Kering dan Pinang Muda di Aceh Tenggara Stabil Hari Ini 1 September 2026