TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bus DAMRI rute Pontianak–Nanga Pinoh terbakar saat melintas di wilayah Lintang Batang, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis 3 September 2026 malam WIB.
Bagaimana kronologinya?
Diketahui bus tersebut berangkat dari Terminal ALBN Sungai Ambawang sekitar pukul 19.00 WIB dengan membawa 11 penumpang.
Sekitar pukul 21.00 WIB, saat berada di wilayah Lintang Batang, Kapten Bus mendapati adanya indikasi gangguan pada bagian belakang kendaraan.
Tak lama kemudian, api muncul dan mulai membakar bus.
Kapten Bus langsung mengambil tindakan dengan menghentikan kendaraan di lokasi yang dinilai aman.
Upaya pemadaman awal dilakukan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam bus.
• Bus DAMRI Rute Pontianak – Nanga Pinoh Terbakar, 11 Penumpang dan Kru Berhasil Dievakuasi
Penanganan kemudian dibantu mobil pemadam kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.
DAMRI memastikan seluruh 11 pelanggan bersama Kapten Bus berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Dalam insiden tersebut, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka.
Tim DAMRI Cabang Pontianak juga langsung melakukan evakuasi terhadap para pelanggan menggunakan bus pengganti.
Dengan demikian, seluruh pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan hingga ke tujuan.
Soal kejadian itu, Humas DAMRI menegaskan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan layanan.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama DAMRI dalam setiap penyelenggaraan layanan. Dalam kejadian ini, Kapten Bus segera mengambil langkah pengamanan dengan menghentikan kendaraan dan melakukan upaya awal pemadaman, serta memastikan seluruh pelanggan dapat dievakuasi ke lokasi yang aman,” tegas Humas DAMRI dalam keterangan tertulisnya, Jumat 4 September 2026.
Tim DAMRI Cabang Pontianak telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menangani insiden tersebut.
Bus yang terbakar selanjutnya dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan teknis.
Terkait penyebab kebakaran, DAMRI menegaskan belum dapat memastikan sumber api.
Saat ini, penyebab pasti insiden masih dalam proses pemeriksaan dan investigasi oleh tim teknis DAMRI bersama pihak berwenang.
Kawasan Dusun Lintas Batang dapat diakses dari Kota Pontianak melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 1–1,5 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Dusun ini berada di tepian Sungai Ambawang, termasuk kawasan pedesaan dengan akses utama jalur darat.
Rute utama dimulai dari pusat kota melewati Jalan Ahmad Yani hingga ke Jalan Trans Kalimantan arah Sungai Ambawang. Setelah melewati ikon kota, Bundaran Taman Digulis Untan, kendaraan diarahkan menuju jalur Rasau Jaya dan Sungai Ambawang.
Setibanya di wilayah Desa Teluk Bakung, perjalanan dilanjutkan menuju Dusun Lintas Batang melalui jalan desa.
• Bus Damri Mendadak Terbakar di Jalan Trans Kalimantan Kubu Raya, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab
Terpisah, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan dugaan sementara bus terbakar akibat mengalami gangguan teknis atau trouble pada kendaraan.
"Iya benar, dugaan sementara karena kendaraan mengalami trouble," kata Ade.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
"Nihil korban dan bus sudah dievakuasi," jelasnya.
Nama: Ade
Pangkat: Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu).
Kesatuan: Polres Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat.
Jabatan: Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya pada fungsi hubungan masyarakat.
Bidang tugas: Penmas atau penerangan masyarakat, khususnya dalam penyampaian informasi dan keterangan resmi kepolisian kepada masyarakat dan media.
(*)