SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC mulai menunjukkan tajinya! Kemenangan telak 4-1 atas PRB FC Bayung Lencir dalam laga uji coba di Lapangan Panahan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (4/9/2026) sore, menjadi sinyal positif bagi Elang Andalas dalam mematangkan kekuatan menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/27.
Bukan sekadar pesta gol, laga ini juga menjadi panggung penting bagi sejumlah pemain yang tengah menjalani trial.
Ketua Umum Singa Mania, Kris Iman Cahyadi alias Akyes, yang kembali hadir menyaksikan langsung pertandingan, melihat adanya perkembangan positif dari permainan Sriwijaya FC.
"Untuk laga uji coba Sriwijaya FC hari ini lumayan bagus," ungkap Akyes kepada Sripoku.com.
Meski belum sepenuhnya sempurna, Akyes berharap performa Laskar Wong Kito terus meningkat sebelum kompetisi resmi bergulir.
"Harapan kami dari Singa Mania ke depannya semoga lebih bagus lagi dan semakin lebih baik," ujarnya.
Dukungan penuh pun kembali ditegaskan Singa Mania.
Terlepas dari kondisi Sriwijaya FC yang kini harus berjuang dari kasta Liga Nusantara, Akyes memastikan suporter tetap berdiri di belakang tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.
"Kami tidak akan bosan-bosan memberikan dukungan terhadap tim kebanggaan kita," tegasnya.
Bahkan, Singa Mania berharap Sriwijaya FC nantinya dapat kembali memainkan pertandingan kandang dengan dukungan penuh suporter jika regulasi kompetisi menerapkan sistem home and away.
"Harapan besar sih kalau bisa kita tetap menjadi tuan rumah yang baik kalau nanti diberlakukan regulasi sistem home and away. Sehingga bisa memberikan dukungan setiap pertandingan di home base kita sendiri," pungkas Akyes.
Satria Aji dan Adit Bikin Sriwijaya FC Mengamuk
Sriwijaya FC langsung tampil agresif sejak menit-menit awal.
Pressing tinggi yang diperagakan anak asuh Coach Oktavianus membuat PRB FC Bayung Lencir kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil.
Sriwijaya FC membuka keran gol melalui tendangan Satria Aji.
Gol tersebut membuat permainan Elang Andalas semakin percaya diri.
Tak berselang lama, Adit ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Sriwijaya FC pun semakin menjauh dengan keunggulan 2-0.
Namun, Bayung Lencir tidak tinggal diam.
Lini belakang Sriwijaya FC sempat lengah sehingga lawan mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim pelatih meminta para pemain lebih tenang dalam membangun serangan.
Sejumlah pergantian pemain juga dilakukan.
Pergantian tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk menguji kemampuan para pemain yang masih berstatus trial.
Hasilnya langsung terlihat.
Sriwijaya FC kembali menggila.
Adit mencetak gol keduanya sebelum Agif melengkapi pesta gol Elang Andalas.
Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pemain Trial Segera Dikerucutkan
Di balik kemenangan besar tersebut, Sriwijaya FC ternyata masih memiliki pekerjaan rumah.
Asisten Pelatih sekaligus Analis Sriwijaya FC, A. Rachim Gema M.Pd atau Coach Argema, menilai para pemain belum sepenuhnya mampu menjalankan tactical yang diberikan tim pelatih.
"Untuk uji coba hari ini, pemain masih bermain dengan individu. Belum bermain dengan tactical yang kita terapkan," kata Coach Argema.
Namun, laga kontra Bayung Lencir menjadi momentum penting bagi tim pelatih untuk menentukan masa depan para pemain trial.
Seleksi pun kini memasuki tahap akhir.
Coach Argema menyebut jumlah pemain trial yang tersisa akan segera dikerucutkan.
"Infonya kita rampungkan 50 persen, paling tinggal 10-15 pemain. InsyaAllah jika tidak malam ini, besok akan diumumkan," ujarnya.
Dengan demikian, Sriwijaya FC kini mulai memasuki fase krusial dalam membentuk skuad utama.
Targetnya jelas, mendapatkan komposisi tim yang siap tempur menghadapi kompetisi musim mendatang.
Tim pelatih juga memberikan perhatian khusus terhadap pengalaman pemain.
• Kiper Trial Sriwijaya FC M Alif Danial Pede Lolos Seleksi, Siap Bersaing Jelang Lawan PRB FC
Sriwijaya FC diharapkan diperkuat pemain yang sudah mencicipi kerasnya kompetisi nasional, minimal pernah tampil di Liga Nusantara.
"Untuk pemain yang sudah berpengalaman di Liga 3 dan terutama di Liga 2," kata Coach Argema.
Kemenangan 4-1 atas Bayung Lencir pun menjadi modal berharga.
Namun, hasil tersebut baru langkah awal.
Sriwijaya FC kini dituntut bukan hanya tajam di depan gawang, tetapi juga semakin solid dalam menjalankan skema permainan.
Elang Andalas sedang membangun kekuatan. Skuad mulai mengerucut, pemain trial segera diputuskan, dan Singa Mania siap kembali mengawal perjuangan Sriwijaya FC dari tribun.