Penulis : Titi Ila Ashari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Apa kalian pernah dengar tanaman kumis kucing? Jangan salah paham ya, tanaman ini disebut kumis kucing karena bunganya berbentuk benang sari panjang yang menjulur dan bentuknya menyerupai kumis kucing.
Tanaman yang memiliki nama ilmiah Orthosiphon aristatus dikenal sebagai salah satu tanaman obat asli Indonesia.
Kumis kucing termasuk famili Lamiaceae atau Labiatae dan telah dimanfaatkan sebagai tanaman herbal untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan sejak era kolonialisme yang dikenal dengan sebutan Java Tea.
Dilansir melalui Tribunshopping.com, daun kumis kucing memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Kandungan senyawa didalamnya membuat tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal.
Asam urat menjadi salah satu keluhan yang sering dikaitkan dengan penggunaan kumis kucing sebagai obat herbal.
Manfaat tersebut diduga berasal dari kandungan flavonoid, fenolik, dan asam kafeat yang cukup tinggi. Senyawa tersebut memiliki sifat antiradang yang disebut dapat membantu mencegah pembentukan asam urat.
Kumis kucing juga disebut dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal yang menurun serta memperbaiki kerusakan ginjal, terutama yang berkaitan dengan kadar asam urat tinggi.
2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Tanaman ini punya kandungan sinensetin yang berfungsi sebagai antioksidan dan bisa memicu buang air kecil lebih sering. Hal ini membantu tubuh membuang kelebihan natrium (garam) lewat urine.
Saat cairan dan natrium (garam) di dalam tubuh berkurang, tekanan pada pembuluh darah pun ikut turun.
3. Membantu Mengatasi Rematik
Kumis kucing juga dipercaya bisa membantu meredakan rematik, terutama jenis rheumatoid arthritis (RA).
Sebagian besar rematik terjadi karena sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-selnya sendiri. Nah, zat alami (fenolik dan flavonoid) di dalam kumis kucing bisa membantu meredam serangan keliru dari kekebalan tubuh tersebut.
4. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Kumis kucing dianggap dapat membantu mengatasi diabetes. Khasiat yang terdapat pada tanaman ini dapat mengendalikan metabolisme karbohidrat, lemak, gula, dan asam amino.
Kandungan itulah yang membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang.
5. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Tanaman ini disebut dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan trigliserida (lemak darah).
Gabungan efek antidiabetik, peningkatan HDL, dan penurunan kadar lemak darah tersebut dapat membantu menghambat penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
6. Membantu Mengatasi Masalah Menstruasi
Jarang diketahui, kumis kucing disebut dapat membantu mengatasi masalah menstruasi.
Konsumsi ekstrak kumis kucing secara rutin dapat menurunkan prostaglandin. Kondisi tersebut dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan mengurangi perdarahan berlebih saat menstruasi.
Daun kumis kucing dapat diolah menjadi teh herbal maupun air rebusan. Dilansir melalui situs Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, berikut beberapa cara mengolah daun kumis kucing:
Rebus 5-10 lembar daun kumis kucing kering dengan 200 ml air panas selama 10 menit. Setelah itu, saring air rebusan dan minum 2-3 kali sehari.
2. Air Rebusan untuk Anyang-anyangan
Rebus 30 gram daun kumis kucing dengan 3 gelas air atau sekitar 600 ml. Masak hingga air tersisa setengahnya, kemudian saring dan minum air rebusannya.
3. Obat untuk Rematik
Rebus 5 lembar daun kumis kucing dengan 3 gelas air. Setelah dingin, minum masing-masing setengah gelas setiap 3 kali sehari.
4. Obat untuk Batu Ginjal dan Kencing Batu
Rebus 25 gram daun kumis kucing, 25 gram daun ngokilo, 25 gram daun meniran beserta akarnya, serta 25 gram daun keji beling dengan 4 gelas air hingga mendidih. Setelah itu, saring air rebusan dan minum satu kali sehari.
5. Obat untuk Asam Urat
Rebus 30-60 gram daun kumis kucing kering atau 90-120 gram daun kumis kucing segar dengan 3 gelas air.
Tunggu hingga air tersisa setengahnya, kemudian saring. Minum masing-masing setengah gelas setiap 3 kali sehari.
6. Obat untuk Nyeri dan Sakit
Rebus segelas air bersama 7 helai daun kumis kucing dan 2 potong akar kumis kucing. Diamkan selama satu hari atau satu malam, kemudian saring dan minum.
Di balik bentuknya yang sederhana, kumis kucing ternyata memiliki beragam manfaat yang membuatnya banyak dimanfaatkan sebagai tanaman herbal.
Namun, perlu tetap diperhatikan penggunaan dosisnya karena jika berlebihan mungkin terdapat beberapa efek berbahaya bagi tubuh.