Titik Api Muncul di Lereng Gunung Awu, Damkar Sangihe Bergerak Lakukan Penanganan
Rizali Posumah September 05, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TAHUNA – Titik api terpantau muncul di lereng Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (5/9/2026).

Kemunculan titik api tersebut diduga akibat kebakaran vegetasi di kawasan lereng gunung.

Kondisi ini menjadi perhatian karena cuaca di wilayah Sangihe dalam beberapa waktu terakhir cenderung panas dan kering, sehingga api berpotensi cepat meluas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Stevany Ario Fanny Areba, SE, mengatakan petugas bersama pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi.

“Saat ini masih dalam penanganan di lokasi. Di puncak, titik api tinggal satu titik, berada di area rumput dan bambu. Kami masih menunggu penanganan dari pihak terkait agar titik api ini bisa segera dipadamkan,” ujar Stevany saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id melalui WhatsApp, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, tim saat ini telah berada di wilayah sekitar Pensu untuk melakukan penanganan sekaligus pemantauan terhadap perkembangan api.

Stevany menegaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah memastikan api tidak menjalar hingga mendekati kawasan permukiman warga.

“Harapan kami, masyarakat setempat bersama-sama ikut melakukan pemantauan. Yang paling penting, titik api tidak sampai menjangkau lokasi permukiman warga, karena kalau api meluas dan mendekati permukiman tentu akan sangat berbahaya,” katanya.

Ia juga meminta dukungan masyarakat dan pemerintah setempat dalam upaya penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Stevany mengingatkan masyarakat Sangihe untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Ia meminta warga yang menemukan titik api agar segera melakukan tindakan awal sesuai kemampuan, sekaligus melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Kalau mendapatkan titik api, mohon segera dilaporkan dan dikoordinasikan. Masyarakat juga bisa melakukan penanganan awal sesuai dengan potensi dan kemampuan yang ada, kemudian segera melaporkannya kepada petugas,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat yang melakukan aktivitas pembukaan lahan juga diminta tidak menggunakan cara membakar, mengingat kondisi lahan yang kering membuat api mudah menyebar.

“Bagi masyarakat yang membuka lahan di kebun, jangan melakukan pembukaan dengan cara membakar. Situasi saat ini sangat mudah terbakar karena kondisi kekeringan,” tegasnya.

Imbauan serupa disampaikan kepada pengguna jalan agar tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat menjadi pemicu kebakaran.

Sementara itu, kemunculan titik api di lereng Gunung Awu tidak serta-merta menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik.

Aktivitas Gunung Awu hingga saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mengaitkan kemunculan titik api tersebut dengan peningkatan aktivitas vulkanik sebelum ada informasi resmi dari pihak berwenang.

Warga juga diimbau terus mengikuti perkembangan kondisi Gunung Awu melalui kanal informasi resmi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.