TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Daerah Kabupaten Mempwah Provinsi Kalimantan Barat menetapkan penyesuaian tarif retribusi penggunaan Lapangan Bola Galaherang.
Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan pengelolaan fasilitas olahraga publik sekaligus memberikan kepastian biaya bagi masyarakat, klub sepak bola, hingga penyelenggara acara.
Aturan tarif baru ini mencakup berbagai jenis kegiatan, mulai dari sesi latihan rutin, pertandingan resmi, hingga pemanfaatan area untuk kegiatan hiburan masyarakat.
Penyesuaian ini juga mempertimbangkan aspek pemeliharaan kualitas lapangan agar tetap dalam kondisi optimal saat digunakan.
Masyarakat dan pihak pengelola acara kini dapat menyesuaikan anggaran kegiatan berdasarkan rincian biaya yang terbagi ke dalam beberapa kategori berikut.
Sewa lapangan untuk kegiatan latihan bagi klub di luar perangkat daerah, Forkopimda Plus, dan Asosiasi PSSI dikenakan tarif sebesar Rp35.000 per jam.
Guna menjaga kualitas dan daya tahan rumput lapangan, penggunaan ini dibatasi maksimal 3 jam dalam sehari.
Dukungan terhadap pembinaan atlet muda diberikan melalui tarif khusus bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Klub mahasiswa dan pelajar cukup membayar Rp25.000 per jam dengan durasi maksimal 3 jam per hari.
Ketentuan pembatasan jam ini diharapkan dapat membagi slot penggunaan secara adil bagi seluruh tim yang ingin memanfaatkan lapangan.
Baca juga: Rincian Tarif Retribusi Penggunaan Stadion Opu Daeng Manambon
Penggunaan Lapangan Bola Galaherang untuk menggelar pertandingan atau turnamen pada siang hari dikenakan biaya sebesar Rp200.000 per hari. Tarif ini dinilai terjangkau bagi pelaksanaan kompetisi lokal maupun laga persahabatan.
Sementara itu, untuk pertandingan yang digelar pada malam hari, biaya penyewaan ditetapkan sebesar Rp1.500.000 per malam. Biaya ini sudah memperhitungkan operasional sistem pencahayaan dan lampu stadion.
Penyelenggara pertandingan diimbau untuk mendaftarkan jadwal kegiatan lebih awal agar tidak berbenturan dengan agenda pemeliharaan rutin.
Selain untuk olahraga, Lapangan Bola Galaherang juga dapat dimanfaatkan untuk agenda hiburan masal. Untuk kegiatan hiburan bersifat komersial atau yang memungut biaya dari pengunjung, tarif sewa ditetapkan sebesar Rp8.000.000 per hari.
Adapun untuk kegiatan hiburan non-komersial yang tidak memungut biaya masuk dari masyarakat umum, dikenakan tarif sewa sebesar Rp3.000.000 per hari.
Penetapan tarif ini bertujuan untuk mendukung kegiatan sosial dan kebudayaan masyarakat tanpa mengabaikan aspek perawatan fasilitas publik.
Pemerintah juga menetapkan skema biaya khusus untuk pelaksanaan kegiatan pertandingan, hiburan, dan event-event tertentu lainnya. Kategori ini dikenakan tarif sebesar Rp800.000 per hari.
Skema ini memberikan fleksibilitas bagi penyelenggara acara yang mengadakan kegiatan berskala khusus di area lapangan.
Seluruh hasil penerimaan retribusi dari Lapangan Bola Galaherang ini akan disetorkan ke kas daerah untuk mendukung operasional dan perawatan sarana olahraga daerah secara berkelanjutan. (*)