Komentar Postecoglou Sikapi Kekalahan Perdana Al Nassr, Puji Penampilan Kiper Al Ittihad
Dwi Setiawan September 06, 2026 07:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Al Nassr harus mengakui keunggulan Al Ittihad dengan skor 1-2 dalam El Clasico Liga Arab Saudi pada pekan kelima musim 2026/2027, Minggu (6/9/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Al Ittihad tampil agresif pada 15 menit pertama dan mampu membuat Al Nassr kesulitan mengembangkan permainan.

Namun, setelah periode tersebut, situasi perlahan berubah. Al Nassr mulai mengambil inisiatif, lebih sering menguasai jalannya pertandingan, serta menciptakan sejumlah peluang di depan gawang Al Ittihad.

Meski demikian, Al Nassr justru harus menerima hasil yang tidak sesuai dengan jalannya pertandingan. Mereka tertinggal 1-2 pada babak pertama.

George Ilenikhena mencetak brace pada menit ke-4 dan 22 sebelum Angelo Gabriel memperkecil ketertinggalan Al Nassr pada menit ke-36.

Memasuki babak kedua, Al Nassr tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Mereka terus menekan pertahanan Al Ittihad dan beberapa kali mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.

Namun, penampilan gemilang Predrag Rajkovic menjadi salah satu penghalang utama. Kiper Al Ittihad tersebut mampu menggagalkan tujuh peluang Al Nassr sehingga skor 1-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Berkat hasil ini, Al Nassr mengalami kekalahan pertama di liga dan tertahan di posisi kedua dengan mengoleksi 12 poin. Tertinggal 3 angka dari Al Hilal di puncak klasemen.

RONALDO - Ekspresi bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo saat menghadapi Al Hilal pada pekan ke-32 Liga Arab Saudi, Rabu (13/5/2026) dini hari WIB. Duel Al Nassr vs Al Hilal berakhir imbang 1-1.
RONALDO - Ekspresi bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo saat menghadapi Al Hilal pada pekan ke-32 Liga Arab Saudi, Rabu (13/5/2026) dini hari WIB. Duel Al Nassr vs Al Hilal berakhir imbang 1-1. (Twitter @Cristiano)

Setelah laga selesai, pelatih Ange Postecoglou menilai Al Nassr sebenarnya menunjukkan karakter kuat setelah melewati periode sulit pada awal pertandingan.

"Yang saya lihat dalam pertandingan adalah setelah menit ke-15 hanya ada satu tim yang menciptakan peluang, dan itu adalah Al Nassr. Apa yang dilakukan para pemain kami musim lalu dan musim ini membuktikan bahwa mereka memiliki karakter," kata Postecoglou dikutip dari Kooora.

Postecoglou mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik.

Menurutnya, Al Ittihad memiliki energi besar pada awal laga sehingga membuat konsentrasi pemain Al Nassr sempat terganggu.

Namun, ia puas melihat reaksi anak asuhnya setelah pertandingan memasuki fase berikutnya.

"Setiap pertandingan adalah peristiwa yang berbeda. Lawan hari ini memiliki banyak energi dan terkadang fokusnya kurang. Jika kita melihat setiap pertandingan secara terpisah, alasannya berbeda di setiap pertandingan, dan ketika kita melihat reaksi tim kita, itu selalu lebih baik," ujarnya.

Baca juga: Klasemen dan Top Skor Liga Arab Saudi: Al Nassr Kalah, Cristiano Ronaldo Tertinggal dari Ivan Toney

Pelatih asal Australia itu secara khusus menyoroti penampilan Al Nassr pada babak kedua.

Menurutnya, Al Ittihad tidak banyak memberikan ancaman ke gawang Al Nassr setelah turun minum. Sebaliknya, timnya memiliki setidaknya lima peluang yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.

"Di babak kedua, Al Ittihad tidak memiliki peluang nyata, sementara kami setidaknya lima kali mengincar mereka. Jika kami berhasil menyamakan kedudukan, hasilnya akan berbeda," kata Postecoglou.

"Para pemain melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan saya tidak bisa meminta lebih dari mereka karena mereka telah memberikan yang terbaik."

Rajkovic Jadi Penghalang Al Nassr

Postecoglou juga menilai Al Nassr sebenarnya sudah mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan.

Namun, usaha tersebut beberapa kali digagalkan oleh Rajkovic yang tampil solid di bawah mistar Al Ittihad.

"Peluang yang datang kepada kami diselamatkan oleh kiper Al Ittihad, dan para pemain kami tidak menyia-nyiakannya. Intinya, ini sepak bola dan hal-hal seperti ini bisa terjadi," jelasnya.

Selain penyelesaian akhir, Postecoglou mengakui Al Nassr juga gagal memaksimalkan situasi bola mati.

"Dalam tendangan sudut, kami tidak mampu mengirimkan bola dengan cara yang dibutuhkan," tambahnya.

Meski kecewa karena gagal membawa pulang poin, Postecoglou tetap melihat perkembangan positif dari performa timnya.

Ia menilai Al Nassr menunjukkan karakter berbeda setelah melewati 15 menit pertama dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol apabila peluang yang tercipta berbuah gol.

"Rasanya frustrasi kalah. Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, terutama dalam 15 menit pertama," tegas Postecoglu.

"Di babak kedua, kami melihat potensi sebenarnya dan kami bisa mencetak banyak gol, tetapi kami tidak berhasil," tutup Postecoglou.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.