TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat terus mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang pada Minggu (6/9/2026).
Distribusi air bersih dilakukan di dua kabupaten di Sulawesi Barat, yakni Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah.
PMI Sulbar mencatat telah menyalurkan sekitar 1 juta liter air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Baca juga: 2 Penumpang Tewas Kecelakaan Bus di Karossa Mateng Diduga Laka Tunggal
Baca juga: 3 Hari Tak Keluar Kamar Pria Lansia di Pasangkayu Ditemukan Meninggal
Distribusi dilakukan menggunakan dua unit truk tangki air dan tiga unit kendaraan pikap kecil.
Kepala Markas PMI Provinsi Sulawesi Barat, Lukman, mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air akibat kemarau panjang.
Pasalnya, kemarau menyebabkan debit sejumlah sumber air mengalami penurunan. Kondisi tersebutpun juga berdampak pada pasokan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak lagi mengalir lancar ke rumah-rumah warga akhirnya PMI turun untuk Masyarakat.
"Kita sudah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak sekitar 1 juta liter," kata Lukman saat di konfirmasi tribun-sulbar.com Pada Minggu (6/9/2026).
Namun, PMI Sulbar menghadapi sejumlah kendala dalam proses pendistribusian air bersih.
Salah satunya adalah kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk kendaraan operasional.
Menurut Lukman, petugas PMI kerap harus mengantre berjam-jam di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kondisi tersebut turut berdampak pada kelancaran dan kecepatan distribusi air bersih kepada masyarakat.
"Kita kesulitan mendapatkan BBM solar di SPBU," ujarnya.
PMI Sulbar pun berharap SPBU di wilayah Sulawesi Barat dapat memberikan skala prioritas kepada kendaraan operasional PMI yang bertugas mendistribusikan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.
Sementara itu, warga Perumahan Pantai Indah Simboro, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro Mamuju, mengaku terbantu dengan distribusi air bersih yang dilakukan PMI Sulbar.
Reny mengatakan pasokan air bersih di wilayah tempat tinggalnya sudah tidak lancar selama kurang lebih satu bulan.
"Sudah sebulan air bersih tidak lancar, untung ada PMI Provinsi Sulbar," kata Reny.
Distribusi air bersih yang dilakukan PMI Sulbar menjadi salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Barat. (*)