POS-KUPANG.COM - Marilah kita siapkan hati dan pikiran untuk berdoa. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.
Allah Bapa yang Maharahim, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati penuh syukur dan kerendahan hati.
Engkau telah memberikan kepada kami Kitab Suci sebagai Sabda-Mu yang hidup, sebagai terang bagi langkah kami, kekuatan dalam kelemahan kami, dan jalan yang menuntun kami kepada keselamatan.
Kami bersyukur karena melalui Sabda-Mu, Engkau terus berbicara kepada kami. Dalam suka dan duka, dalam keberhasilan dan kegagalan, dalam saat kami kuat maupun ketika kami jatuh, Engkau tidak pernah meninggalkan kami.
Sabda-Mu selalu menjadi suara kasih yang memanggil, menegur, menghibur, menguatkan dan mengarahkan kami kembali kepada jalan-Mu.
Ya Tuhan, kami mengakui bahwa sering kali kami kurang setia membaca Kitab Suci. Kami lebih mudah memberi waktu kepada berbagai kesibukan, hiburan dan percakapan dunia daripada duduk diam mendengarkan suara-Mu.
Kami memiliki Kitab Suci, tetapi tidak selalu membukanya. Kami mendengar Sabda-Mu, tetapi tidak selalu menghayatinya. Kami mengetahui kehendak-Mu, tetapi sering kali belum sungguh-sungguh melaksanakannya.
Ampunilah kami, ya Tuhan. Bangkitkanlah dalam diri kami kerinduan yang baru terhadap Sabda-Mu. Berilah kami hati yang lapar dan haus akan kebenaran. Ajarlah kami menyediakan waktu setiap hari untuk membaca, merenungkan dan berdoa dengan Kitab Suci.
Semoga Sabda-Mu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan pribadi, keluarga dan komunitas kami.
Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda bahwa manusia hidup bukan hanya dari roti, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Tanamkanlah Sabda-Mu sedalam-dalamnya di dalam hati kami.
Jangan biarkan Sabda itu jatuh di jalan, di tempat berbatu atau di antara semak-semak kehidupan, tetapi jadikanlah hati kami tanah yang subur, sehingga Sabda-Mu berakar, bertumbuh dan menghasilkan buah dalam kehidupan kami.
Ajarlah kami bukan hanya membaca Kitab Suci, tetapi membiarkan Kitab Suci membaca dan mengubah hidup kami. Ketika Sabda-Mu menegur kami, berilah kami kerendahan hati untuk berubah.
Ketika Sabda-Mu menghibur kami, ajarlah kami menjadi penghibur bagi sesama. Ketika Sabda-Mu mengajarkan kasih, jadikanlah kami pribadi yang mampu mengasihi. Ketika Sabda-Mu memanggil kami untuk peduli, bukalah mata kami terhadap penderitaan sesama dan luka ciptaan-Mu.
Ya Roh Kudus, terangilah akal budi dan hati kami ketika membaca Kitab Suci. Jauhkanlah kami dari kesombongan yang merasa sudah mengetahui semuanya.
Tuntunlah kami agar mampu memahami Sabda-Mu dengan iman, merenungkannya dengan hati yang terbuka, dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Berkatilah keluarga-keluarga kami agar menjadi rumah tempat Sabda-Mu dibaca dan dihidupi. Semoga orang tua menjadi teladan bagi anak-anak, anak-anak bertumbuh dalam iman, dan seluruh anggota keluarga saling mengingatkan dalam kasih.
Berkatilah komunitas-komunitas umat-Mu agar semakin tekun membaca Kitab Suci, merenungkannya bersama, dan menjadikannya sumber kekuatan untuk menghadirkan kasih, keadilan, perdamaian dan kepedulian terhadap ciptaan.
Tuhan, pada Bulan Kitab Suci Nasional ini, teguhkanlah niat kami untuk menjadikan Kitab Suci bukan sekadar buku yang tersimpan di rumah, melainkan Sabda yang hidup dalam hati dan nyata dalam perbuatan.
Semoga kami tidak berhenti pada mendengar, tetapi bergerak untuk melakukan; tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi sungguh mengasihi; tidak hanya mengetahui kebenaran, tetapi berani memperjuangkannya.
Akhirnya, ya Bapa, jadikanlah hidup kami sebagai kesaksian atas Sabda-Mu. Semoga melalui perkataan, sikap dan perbuatan kami, orang lain dapat merasakan kasih-Mu, mengalami pengampunan-Mu, menemukan harapan dan semakin mengenal Engkau.
Semoga kami setia membaca Kitab Suci, tekun merenungkannya, rendah hati menerimanya, dan berani menghayatinya sampai akhir hidup kami.
Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin. (*)