Grid.ID - Karya-karya Papa T. Bob, pencipta lagu anak, kembali hadir lewat film musikal Iyus Jenius. Film ini membawa sejumlah lagu legendaris sang maestro ke layar lebar untuk dikenalkan kepada generasi baru.
Putra Papa T. Bob, Babah T. Bob, menyebut proses mewujudkan film ini sudah dimulai sejak tiga tahun lalu. Kini, Babah memilih menyerahkan hasil perjuangannya kepada Tuhan.
"Terharu saya sudah tiga tahun yang lalu. Sekarang sudah tinggal tawakal jalur langitnya saja. Jadi lebih pasrah saja. Kayak 'ya sudah ini mimpi kita, mimpi kita sekarang sudah diwujudin', jadi ayo bismillah," ujar Babah T. Bob di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026).

Babah pun bersyukur film tersebut akhirnya bisa tayang di bioskop. Namun, ia menyebut film anak masih menghadapi tantangan untuk mendapatkan layar di tengah banyaknya film horor.
"Prosesnya seperti yang ada di trailer, akhirnya kita tayang juga film musikal anak ini. Memang rada sedih juga karena kita harus menunggu layarnya lebih susah dibanding film-film horor," ungkap Babah T. Bob.
Lewat film ini, Babah ingin anak-anak memiliki pilihan tontonan yang sesuai dengan usia mereka. Ia berharap orang tua tidak lagi harus mengajak anak menonton film yang sebenarnya ditujukan untuk orang dewasa.
"Kita pengin anak-anak itu bukan ikut orang tuanya untuk nonton film orang tuanya. Kita pengen film musikal anak ini menjadi pilihan bagi orang tuanya yang menemani sekarang anak-anaknya ke bioskop," tegasnya.
Iyus Jenius menghadirkan tujuh lagu legendaris karya Papa T. Bob. Selain itu, ada dua lagu baru berjudul Bye-Bye Saja dan Hari-Hari yang dibuat untuk kebutuhan cerita.
Kehadiran karya Papa T. Bob di film ini juga menjadi bagian dari kampanye Save Lagu Anak. Menurut Babah, kampanye tersebut kini tidak hanya berbicara soal lagu, tetapi juga konten anak secara keseluruhan.
"Mungkin ini juga satu part menjadi campaign 'Save Lagu Anak'. Namun sekarang karena zaman sudah makin maju, bukan lagunya doang yang mesti di-save, namun konten anaknya harus di-save," tuturnya.
Sementara itu, Produser Eksekutif Gandhi Fernando melihat Iyus Jenius sebagai film yang cukup komersial. Kendala utama yang dihadapi justru berkaitan dengan jumlah layar di bioskop.
"Tantangannya sih kalau menurut saya ini sebenarnya udah cukup komersial, cuma kembali lagi ke jumlah layar," kata Gandhi.
Menurut Gandhi, pembagian layar untuk film di Indonesia masih sulit diprediksi. Film yang dianggap cocok untuk pasar luas belum tentu mendapatkan distribusi yang merata.
"Di Indonesia itu film komersial nggak komersial itu masih abu-abu ya. Kadang ada film yang kira festival banget tiba-tiba dapat layarnya banyak banget, tapi ada film yang menurut kita komersial malah tiba-tiba distribusinya nggak menyeluruh," ujarnya.
Film musikal Iyus Jenius akan menjadi salah satu upaya menghadirkan kembali karya Papa T. Bob kepada penonton masa kini. Film tersebut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 10 September 2026.