TRIBUNNEWS.COM - UEFA Champions League (UCL) atau Liga Champions untuk musim 2026/2027 akan mulai bergulir besok malam, Selasa (8/9/2026). Berbagai sorotan tertuju kepada tim kandidat juara.
Satu di antaranya klub legendaris asal Italia, Inter Milan. Dalam penilaian legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, tim berjuluk La Beneamata ini masuk daftar favorit untuk menjuarai Liga Champions musim ini.
Inter Milan akan kembali tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut pada musim ini. Ini menjadi musim kesembilan secara beruntun bagi Nerazzurri berpartisipasi di Liga Champions.
Namun, perjalanan panjang tersebut belum menghasilkan trofi Si Kuping Besar. Dalam sembilan musim terakhir, Inter Milan belum mampu mengakhiri kompetisi sebagai juara.
Pencapaian terbaik La Beneamata dalam periode tersebut adalah dua kali menjadi runner-up.
Mereka mencapai final pada musim 2022/2023 dan 2024/2025 ketika masih berada di bawah arahan Simone Inzaghi.
Pengalaman tersebut membuat Inter Milan tetap layak diperhitungkan dalam persaingan gelar musim ini. Terlebih, sejumlah pemain yang pernah merasakan atmosfer final Liga Champions masih menjadi bagian dari skuad.
Kondisi tersebut turut menjadi pertimbangan Costacurta. Mantan bek AC Milan itu melihat Inter memiliki kualitas untuk menjadi salah satu penantang serius dalam perburuan gelar.
Meski demikian, Costacurta mengingatkan mantan rivalnya tersebut untuk tidak lengah. Menurutnya, masih ada sejumlah klub yang memiliki kualitas skuad dan kematangan permainan di atas Inter Milan.
"Inter itu kuat, tetapi ada beberapa tim yang berada di depan mereka di Liga Champions," ujar Costacurta kepada Sky Sports.
Pria berusia 60 tahun tersebut kemudian menyebut sejumlah klub yang menurutnya akan menjadi pesaing terberat Inter Milan.
Barcelona, Real Madrid, Bayern Munchen, Paris Saint-Germain (PSG), serta setidaknya satu atau dua klub Inggris masuk dalam daftar favoritnya.
Baca juga: Liga Petani Saja Terseok, PSG Masih Berani Mimpi Hattrick Juara Liga Champions
"Nerazzurri bisa melangkah jauh di Liga Champions," lanjut Costacurta.
"Namun, setidaknya ada lima tim yang lebih kuat: Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen, PSG, dan setidaknya satu atau dua tim Inggris," tegasnya.
Penilaian Costacurta bukan tanpa alasan. Klub-klub tersebut memiliki rekam jejak dan kekuatan skuad yang membuat mereka berpotensi menjadi batu sandungan bagi Inter Milan.
Barcelona tengah menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik. Sementara itu, Real Madrid memasuki era baru di bawah kepemimpinan Jose Mourinho.
Bayern Munchen juga memiliki pengalaman mendalam di Liga Champions setelah mencapai semifinal musim lalu.
PSG datang dengan status juara bertahan, sedangkan klub-klub Inggris hampir selalu menjadi lawan yang sulit ditaklukkan di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Inter Milan tentu memiliki pekerjaan rumah setelah perjalanan mereka di Liga Champions musim lalu tidak berjalan sesuai harapan.
La Beneamata secara mengejutkan tersingkir pada fase play-off babak 16 besar setelah dikalahkan klub asal Norwegia, Bodo/Glimt. Inter kalah dengan agregat 2-5 dan harus mengakhiri langkahnya lebih awal.
Kegagalan tersebut sempat membuat Cristian Chivu mendapat kritik. Pelatih asal Rumania itu dinilai belum mampu membawa Inter tampil konsisten ketika menghadapi pertandingan-pertandingan krusial.
Namun, Chivu kemudian memberikan respons terbaik terhadap kritik tersebut. Ia berhasil membawa Inter Milan meraih dua trofi pada musim 2025/2026, yakni Serie A dan Coppa Italia.
Kesuksesan tersebut menjadi modal penting bagi Chivu dan skuadnya untuk menghadapi Liga Champions musim ini.
Dengan pengalaman para pemain serta prestasi domestik yang baru diraih, Inter Milan tetap memiliki peluang untuk membuat kejutan dan melangkah hingga fase akhir kompetisi.
(Tribunnews.com/Giri)