Lepas 47 Mahasiswa KKN ke Kerinci, UNJA dan BPOM Gelar Sosialisasi Keamanan Obat dan Makanan
Suci Rahayu PK September 07, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, Mendalo – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi (UNJA) menggelar sosialisasi keamanan obat dan makanan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi di Aula LPPM Lantai 1 UNJA, Senin (31/8/2026). 

Kegiatan ini turut dirangkai dengan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Kabupaten Kerinci untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027.

Acara dibuka oleh Kepala LPPM, Prof. Amirul Mukminin, S.Pd., M.Sc., Ed., Ph.D., dan dihadiri Koordinator Pusat Layanan Kuliah Kerja Nyata, Ridhwan, S.Ag., M.E.Sy., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa KKN. Hadir sebagai narasumber perwakilan BPOM Provinsi Jambi, Febrianty Martiana Nasel, S.Si., Apt., M.A.B., dan Ike Ramadhanty Daniel, S.Si.

Dalam sambutannya, Kepala LPPM menyampaikan dukungannya terhadap program KKN sekaligus alasan pentingnya kegiatan tersebut bagi mahasiswa, sebelum secara resmi melepas keberangkatan mereka.

“Saya termasuk salah satu yang sangat setuju dengan adanya program KKN. Ketika berkelompok nanti, kita dapat belajar bekerja sama, memimpin, dan saling membantu. Ini adalah pengalaman yang tidak langsung kita dapatkan di bangku perkuliahan. Dalam KKN, kita dapat bertemu dengan berbagai karakter orang. Dengan ini, pelepasan mahasiswa saya resmikan,” ujar Kepala LPPM.

Dalam sosialisasi tersebut, BPOM menyampaikan materi mengenai lima kunci keamanan dalam memilih pangan serta edukasi tentang keamanan penggunaan obat. 

Materi ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa agar memiliki pemahaman yang baik dalam memilih makanan dan menggunakan obat secara aman, sekaligus dapat dijadikan program kerja mahasiswa selama melaksanakan KKN di Kabupaten Kerinci.

Baca juga: 1.053 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Tanjab Barat, Terbanyak di Batang Asam

Baca juga: 371,8 Hektare Lahan di Tanjabbar Terbakar akibat Karhutla, Batang Asam Terbanyak

“Pengetahuan mengenai keamanan memilih makanan dan obat ini merupakan hal penting untuk semua kalangan, apalagi mahasiswa. Pengetahuan yang kita sampaikan hari ini merupakan pengetahuan dasar yang harus mereka miliki. Kedua, mereka dapat menyampaikannya kepada masyarakat, dan pengetahuan tersebut akan lebih mudah dipercaya sehingga pesan yang disampaikan dapat meyakinkan masyarakat dan menjangkau lebih luas,” ujar Febrianty.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi acara pelepasan 47 mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa akan ditempatkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Keliling Danau dan Kecamatan Danau Kerinci. Di Kecamatan Keliling Danau, mahasiswa ditempatkan di Desa Jujun, Kota Agung, dan Talang Lindung, sedangkan di Kecamatan Danau Kerinci, mahasiswa ditempatkan di Desa Koto Patah dan Koto Tengah.

Kelima desa tersebut akan menjadi lokasi posko KKN, dengan setiap posko terdiri atas sembilan hingga sepuluh mahasiswa. Pelaksanaan KKN dijadwalkan berlangsung mulai 2 September hingga akhir Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerja sama antara UNJA melalui LPPM dengan BPOM Provinsi Jambi, sebagaimana tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) kedua lembaga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keamanan obat dan makanan, tetapi juga mampu menerapkan dan menyampaikannya kepada masyarakat selama melaksanakan pengabdian di lokasi KKN.

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Daftar 12 Pembatalan KRL Bogor, Lengkap dengan Jadwal Perjalanan Terbaru

Baca juga: Dari Dapur Sederhana, Bisnis Kue Dermiyanti dari Jambi Melejit, Ada Peran PNM

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.