TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), merilis jumlah penyakit yang dialami pasien di seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Bolmong, Senin (7/9/2026).
Dalam rilis yang diungkap Kepala Dinas Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak, penyakit hipertensi paling banyak ditangani sepanjang tahun 2026.
Diikuti Ispa diurutan kedua dan penyakit lainnya.
Kadis Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak menjelaskan bahwa rilis ini dikumpulkan dari 18 puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow.
"Data ini kami ambil dari seluruh puskesmas, para pasien yang berkunjung ke puskesmas ini telah mendapatkan penanganan sesuai SOP pelayanan dasar," jelas Kolak kepada Tribun Manado saat dihubungi via WhatsApp.
Kolak menambahkan bahwa dalam setahun terakhir jumlah kunjungan pasien didominasi Hipertensi.
"Ada 9592 penanganan hipertensi disusul penyakit ISPA dengan jumlah 9472 pasien," jelasnya.
Adapun penyakit lain seperti Commond Cold atau penyakit infeksi virus ringan yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, terutama area hidung dan tenggorokan.
"Commond Cold di urutan ketiga dengan jumlah 8105 pasien dan penyakit Gastritis dengan 7306 penanganan di 18 PKM," jelasnya.
Sedangkan dimusim kemarau seperti saat ini, Kolak mengatakan bahwa dari tabel jumlah keluhan penyakit dari pasien tidak terlalu berpengaruh.
"Kalau analisa angka ini tidak ada lonjakan kasus penyakit tertentu di musim kemarau ini," tambahnya.
Kolak mengatakan bahwa jumlah penyakit hipertensi didominasi dengan kunjungan rutin dari tim nakes ke rumah-rumah warga seperti dalam program cek kesehatan gratis.
"Tim nakes saat menjalankan program cek kesehatan gratis banyak menemui pasien dengan penderita hipertensi ini," tandasnya.
(TribunManado.co.id/Pin)