Hujan Deras Basahi Balangan hingga Barabai, BMKG Staklim Sebut Wilayah Kalsel Masih Musim Kemarau
Hari Widodo September 07, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah cukup lama diterpa cuaca panas, sejumlah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya turun hujan pada Senin (7/9/2026) siang.

Hujan lebat dilaporkan turun di beberpaa kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Balangan.

Selain itu, pada waktu yang hampit bersamaan, hujan juga dilaporkan mengguyur sejumlah kawasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang berbatasan dengan Balangan.

Salah seorang warga Balangan, Samudera, mengatakan bahwa hujan di tempatnya mulai turun sekitar pukul 14.00 Wita. 

Baca juga: Hujan Turun di Barabai HST, Status WhatsApp Warga Dipenuhi Ungkapan Syukur

Sebelumnya sudah terlihat tanda-tanda akan turun hujan dari awan gelap di langit.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Stakli) Kalsel juga mencatat terjadinya hujan di sejumlah wilayah di Kalsel pada 5 dan 7 September 2026.

Staf PMG Pertama Staklim Kalsel, Yuni Dwiyanti, mengatakan hujan yang turun dalam beberapa waktu terakhr ini bukan berarti menandakan musim peralihan.

“Iya, hujan memang terjadi di beberapa wilayah Kalsel dalam beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut belum bisa menjadi indikasi bahwa Kalsel sudah memasuki musim peralihan ya,” katanya kepada Bpost, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, berdasarkan pemantauan Staklim, secara umum, wilayah Kalsel saat ini masih berada pada musim kemarau. 

Meski demikian, Staklim Kalsel memprediksi masih akan terjadi hujan lokal dalam beberapa waktu kedepan.

“Hujan lokal tetap berpeluang terjadi karena dinamika atmosfer dan pertumbuhan awan konvektif,” jelasnya.

Lanjut Yuni, saat ini juga tengah dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalsel untuk mendukung penanganan karhutla.

Baca juga: Hujan Deras Kembali Guyur Balangan Kalsel, 30 Menit Dinginkan Bumi Sanggam

OMC dilakukan dengan penyemaian garam NaCl pada awan-awan yang dinilai potensial, seperti di wilayah Tanahlaut dan Tanahbumbu.

“Jadi, adanya hujan dalam beberapa hari ini belum serta-merta menunjukkan masuknya musim peralihan. Untuk menentukan perubahan musim, BMKG melihat kecenderungan curah hujan dalam periode yang lebih panjang,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.