Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan kembali mengalami kenaikan pada Senin (7/9/2026).
Kenaikan harga terjadi di dua pabrik, yakni PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) dan PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS).
Harga TBS sawit di PT SBS hari ini naik menjadi Rp 2.840 per kilogram, dari sebelumnya Rp 2.790 per kilogram.
Sementara itu, harga TBS sawit di PT BSL naik menjadi Rp 2.930 per kilogram, dari sebelumnya Rp 2.880 per kilogram.
“Hari ini harga sawit di dua pabrik mengalami kenaikan. Bahkan di PT BSL sudah hampir mendekati harga Rp 3 ribu per kilogram,” ujar Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Arif Budiman, kepada TribunBengkulu.com, Senin (7/9/2026).
Harap Harga Mulai Stabil
Lanjut Arif, pihaknya berharap kenaikan harga TBS sawit saat ini dapat bertahan dan harga tetap stabil. Bahkan, ia berharap harga tersebut dapat kembali meningkat sehingga memberikan keuntungan lebih bagi para petani sawit.
Menurutnya, kenaikan harga TBS diharapkan dapat meningkatkan semangat petani dalam mengelola dan mempertahankan usaha perkebunan sawit mereka.
Pasalnya, ketika harga sawit mengalami penurunan secara drastis, banyak petani mengeluhkan tingginya biaya kebutuhan perkebunan, seperti pupuk dan biaya pemeliharaan lainnya.
“Alhamdulillah, kita harapkan harga ini mulai stabil dan tidak ada penurunan yang begitu signifikan,” kata Arif.
Dengan kembali naiknya harga TBS sawit tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para petani sawit di Bengkulu Selatan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.