Laporan Wartawan TribunGayo.com Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Rangkaian program KOHATI Goes to School yang diselenggarakan oleh KOHATI HMI Cabang Takengon-Bener Meriah resmi ditutup di SMK Negeri 5 Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (5/9/2026).
Penutupan ini berlangsung hangat dan mendapat sambutan positif dari dewan guru, siswa, serta pengurus OSIS.
Sejak pagi, siswa dan panitia OSIS turut aktif membantu penyiapan tempat serta berbagai kebutuhan acara.
Sosialisasi yang berlangsung lebih dari 60 menit tersebut diisi dengan antusiasme tinggi, ditandai banyaknya pertanyaan siswa seputar pencegahan perundungan (bullying).
Suasana semakin meriah ketika dua siswa mementaskan drama singkat bertema sosial yang dekat dengan keseharian remaja.
Penampilan tersebut sukses mencuri perhatian penonton dan menghidupkan suasana ruangan.
Acara formal dibuka secara mandiri oleh perwakilan pengurus OSIS.
Dalam sambutannya, Kader HMI, Futikhatus Sakdiah MAg menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai moral bagi kalangan pelajar.
"Rasulullah itu diturunkan Allah untuk memperbaiki akhlak. Maka dari itu, sebaik-baik kita adalah orang yang memiliki etika yang baik," ujar Futikhatus.
Sementara itu, pemateri dari KOHATI, Dhea Suliani, mengajak para siswa agar berani angkat bicara apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa melaporkan tindakan kekerasan bukanlah perbuatan "mengadu", melainkan langkah tepat untuk mencari perlindungan kepada guru maupun pihak berwenang.
"Mari kita lawan bullying teman-teman, tapi cara lawannya bukan dengan kekerasan," pesan Dhea kepada para siswa.
Bagi jajaran panitia KOHATI, SMKN 5 Takengon menjadi titik akhir yang sangat berkesan setelah sukses menyambangi sejumlah sekolah sebelumnya.
Perwakilan pihak sekolah, Almadudi, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar KOHATI dapat kembali hadir di masa mendatang melalui program edukasi anti-perundungan maupun program positif lainnya. (*)
Baca juga: Kemenkop Dorong Penguatan Bisnis Kopi Melalui KDMP di Aceh Tengah, Nilai Kerja Sama Rp 29,8 Miliar
Baca juga: Jembatan Bailey Berawang Gajah Ketol Resmi Beroperasi, Akses 4 Desa di Aceh Tengah Kini Terhubung
Baca juga: Siswa MAN 1 Aceh Tengah Antusias Tolak Bullying, KOHATI Ajak Pelajar Jadi Generasi Penebar Kebaikan