Bikin Bangga, Mahasiswi UI Raih Penghargaan Tertinggi di Kompetisi Piano Klasik Tokyo
Hironimus Rama September 07, 2026 06:35 PM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - ​Universitas Indonesia (UI) kembali mengukir prestasi memukau di panggung dunia lewat bakat luar biasa mahasiswanya.

​Eleora Josephine Widjojo, mahasiswi Program Studi Jepang FIB UI angkatan 2024, berhasil menyabet Platinum Award pada Symphony Classical International Music Youth Competition 2026.

​Ajang musik klasik bergengsi yang berlangsung di Katsushika Symphony Hills, Tokyo, pada pertengahan Agustus ini mempertemukan talenta muda terbaik dari berbagai negara.

Baca juga: UI Peduli Terjang Medan Sulit NTT, Salurkan Bantuan Gempa hingga Pendampingan Psikologis Anak

​Berlaga di kategori Advanced, Eleora harus berhadapan dengan deretan pianis tangguh asal Tiongkok, Korea Selatan, Thailand, hingga tuan rumah Jepang.

​Alunan piano indah membawakan Passacaglia karya komposer legendaris George Frideric Handel sukses menghipnotis para dewan juri internasional.

​Permainannya yang presisi, artikulasi jernih, dan penghayatan mendalam di Mozart Hall membuat penampilan Eleora tampil paling menonjol.

​Langkah indahnya menuju Tokyo ini berawal dari keberhasilannya mengamankan Diamond Award pada ajang Indonesia National Piano Festival 2026.

​“Pada awalnya saya merasa gugup karena ini merupakan pengalaman pertama tampil di luar negeri,” ungkap Eleora, Senin (7/9/2026). 

“Namun tantangan tersebut justru mendorong saya untuk tampil maksimal, karena bagi saya tampil di panggung adalah kesempatan berbagi cerita melalui musik,” sambungnya. 

​Penghargaan tertinggi di Jepang ini menjadi buah manis dari dedikasi serta latihan panjang yang telah ia jalani.

​“Saya merasa terhormat dapat tampil di hadapan juri serta penonton global. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa kerja keras, keberanian, dan kepercayaan pada diri sendiri dapat membawa kita melangkah lebih jauh,” tuturnya. 

​Pencapaian mahasiswi berbakata ini sekaligus membuktikan bahwa civitas akademika UI mampu bersinar terang di luar bidang akademik.

​Pemahaman mendalam tentang budaya Negeri Sakura yang ia pelajari di kampus turut menjadi modal berharga selama bersaing di Tokyo.

​“Perkuliahan di Program Studi Jepang tetap prioritas utama, namun aktivitas luar kelas membantu kita menemukan dimensi baru. Kemampuan berbahasa Jepang sangat membantu saya berkomunikasi selama kompetisi, dan kegagalan bukanlah akhir melainkan bagian dari proses,” tambah Eleora.

​Berbekal kemenangan manis ini, sang pianis muda berkomitmen untuk terus mengasah musikalitasnya tanpa mengesampingkan pendidikan di FIB UI.

​Ia pun bertekad untuk kembali melangkah ke panggung internasional demi mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

​Keberhasilan Eleora makin mempertegas posisi UI sebagai wadah subur yang siap melahirkan generasi muda bertalenta multidisiplin. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.