Ekspansi ke Pasar Global, Aimoga Robot Humanoid Pertama Peraih Sertifikasi Uni Eropa 
Seno Tri Sulistiyono September 07, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mornine, robot humanoid pertama yang dikembangkan AiMOGA menjadi robot humanoid pertama di dunia yang memperoleh tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa.

Sertifikasi tersebut mencakup aspek hardware dan software, yaitu CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive).  

AiMOGA merupakan perusahaan robotika berbasis AI yang menjalin kerja sama strategis dengan Chery. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan embodied intelligence melalui integrasi kecerdasan buatan, persepsi lingkungan, kemampuan interaksi, navigasi, dan robotika cerdas.

Baca juga: Jelang KTT APEC, China Unjuk Kehebatan Robot dan Mobil Listrik yang Serba AI

Zhang Guibing, President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics mengatakan, pencapaian ini sekaligus melengkapi jajaran sertifikasi internasional yang telah berhasil dikantongi oleh Mornine, termasuk Sertifikasi FCC (Federal Communications Commission) dari Amerika Serikat. 

Pencapaian ini tidak hanya memperkuat kesiapan AiMOGA untuk memasuki pasar Eropa, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi robot humanoid asal Tiongkok dalam memenuhi standar kepatuhan global dan mendukung implementasi komersial.

Zhang Guibing mengatakan, bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata. 

"Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan data sebagai prioritas utama," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Mornine memenuhi rangkaian standar Uni Eropa untuk aspek hardware dan software menjadi bukti komitmen AiMOGA Robotics dalam menghadirkan teknologi robotika yang dapat diterapkan dan dipercaya di berbagai kebutuhan nyata.

Sebagai bentuk transparansi dan bukti kepatuhan terhadap standar keamanan internasional, standar utama yang berhasil dipenuhi oleh Mornine melalui penilaian TÜV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen yang diakui secara global.

Hal tersebut meliputi CE-MD (Machinery Safety Directive) yang mencakup penilaian terhadap berbagai aspek keselamatan, termasuk keselamatan mekanis, kelistrikan, dan fungsional.

Sertifikasi ini mencakup aspek desain mekanis secara keseluruhan, pengembangan sistem, serta integrasi hardware dan software untuk memenuhi standar keselamatan internasional. 

Kemudian, EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection): Diperkenalkan sebagai standar wajib baru berdasarkan Radio Equipment Directive Uni Eropa (Delegated Act Article 3.3 d,e). Mornine menjadi robot humanoid pertama di dunia yang memenuhi EN 18031-1:2024 (Cybersecurity) dan EN 18031-2:2024 (Data Protection), yang menunjukkan kemampuan keamanan sistem yang sejalan dengan perkembangan regulasi Uni Eropa.  

Lalu, CE-RED (Radio Equipment Directive) yang menguji kompatibilitas elektromagnetik dan stabilitas sinyal pada modul komunikasi dalam lingkungan komersial yang kompleks, sehingga mendukung pengoperasian robot secara stabil dalam jangka waktu panjang di ruang terbuka.

AiMOGA juga meraih sertifikasi FCC (Amerika Serikat) yang mencakup ketentuan teknis terkait frekuensi radio dan interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.

Pencapaian berbagai standar internasional tersebut menjadi bagian penting dari kesiapan AiMOGA dalam menghadirkan solusi robotika yang dapat diimplementasikan di berbagai lingkungan nyata.

Hingga saat ini produk dan solusi robotika AiMOGA telah diimplementasikan lebih dari 100 skenario penggunaan nyata (real-world use cases) di berbagai sektor industri di seluruh dunia. Mornine telah diterapkan di jaringan diler di Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan AiMOGA dalam memperluas kehadiran di pasar global yang kini telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah.

Di kawasan Asia Tenggara, AiMOGA terus memperkuat kehadirannya melalui ekspansi di Indonesia, Malaysia, partisipasi dalam Automation Thailand, serta peluncuran AI Robot Experience Center di Vietnam.

Pengalaman implementasi tersebut turut ditampilkan AiMOGA dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing.

Melalui koneksi secara real-time dengan berbagai lokasi dan skenario penggunaan, AiMOGA memperlihatkan bagaimana teknologi robotika telah diterapkan di lingkungan nyata, mulai dari jalan raya perkotaan dan ruang pelayanan publik hingga jaringan diler otomotif di berbagai negara. 

Mornine, misalnya, telah menjalankan berbagai fungsi seperti pemanduan, layanan konsultasi, penerimaan tamu, hingga mendukung interaksi dengan pelanggan di lingkungan ritel otomotif.

Indonesia Pasar Potensial Solusi Robotika

Berbekal pengalaman penerapan di berbagai sektor tersebut, AiMOGA melihat Indonesia sebagai salah satu pasar dengan potensi pengembangan solusi robotika di berbagai sektor. 

Tidak hanya di industri otomotif, penerapan teknologi robotika juga memiliki peluang untuk dikembangkan pada sektor ritel, layanan kesehatan, layanan publik, serta berbagai kebutuhan layanan dan operasional yang membutuhkan interaksi langsung antara teknologi dan manusia.

Dengan menggabungkan inovasi teknologi, pemenuhan standar internasional, dan pengalaman implementasi di berbagai skenario nyata, AiMOGA terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan robotika global dan mitra teknologi bagi berbagai industri di Indonesia maupun pasar internasio

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.