TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Pembukaan operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur masih menunggu hasil pemantauan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau.
Untuk sementara, operasional seluruh penerbangan pada Bandara Halim Perdanakusuma dihentikan hingga Senin (7/9/2026) pukul 18.00 WIB demi menjaga keselamatan penerbangan.
General Manager KSO Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb Ali Sudibyo mengatakan pembukaan atau perpanjangan penutupan sementara akan ditentukan berdasar hasil pemantauan.
"Akan ditentukan berdasarkan evaluasi kondisi terkini, termasuk pemeriksaan kondisi area operasional dan informasi meteorologi serta koordinasi dengan pihak terkait," kata Ali, Senin (7/9/2026).
Menurutnya selama penutupan manajemen Bandara Halim Perdanakusuma dan pihak terkait terus melakukan pemantauan kondisi udara dan area operasional.
Termasuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kondisi bandara memenuhi aspek keselamatan sebelum operasional penerbangan dapat kembali dilaksanakan.
"Manajemen bandara juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, otoritas terkait, serta seluruh stakeholder operasional dalam melakukan penanganan," ujarnya.
Sementara terkait data penumpang terdampak di Bandara Halim Perdanakusuma, Ali menuturkan tercatat 2.504 penumpang yang penerbangannya terdampak penutupan sementara.
Rinciannya meliputi 1.177 penumpang keberangkatan, dan 1.327 penumpang kedatangan yang sedianya melakukan penerbangan melalui Bandara Halim Perdanakusuma.
Penutupan sementara dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan, karena sebaran abu vulkanik dapat mengakibatkan rusaknya mesin pada pesawat.
"Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kondisi abu vulkanik dapat menjadi faktor yang diperhitungkan dalam keselamatan dan kelayakan operasional penerbangan," tuturnya.
Baca juga: Pedagang Masker di Jaksel Ketiban Berkah Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Laris 4 Kali Lipat
Baca juga: Bagikan Masker hingga Semprot Jalan, Langkah Cepat di Jakbar Halau Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Baca juga: Petugas Gabungan Bagikan 1.000 Masker di Jalan Lodan Raya Ancol Antisipasi Abu Vulkanik Krakatau