Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Kebakaran lahan terjadi di bawah jembatan penghubung Desa Kota Padang Baru dengan Kelurahan Kota Padang, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (7/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan menghanguskan lahan seluas sekitar setengah hektare. Kobaran api juga menjalar hingga ke bagian lantai jembatan yang terbuat dari kayu.
Kapolsek Kota Padang, Iptu Medy Azwar, mengatakan personel Polsek Kota Padang langsung menuju lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran.
Setibanya di lokasi, petugas bersama masyarakat Desa Kota Padang Baru langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
"Api berhasil dipadamkan oleh masyarakat setempat bersama personel Polsek Kota Padang," sampai Medy kepada TribunBengkulu.com.
Kebakaran lahan tersebut turut menyebabkan bagian lantai jembatan mengalami kerusakan. Sebanyak enam keping lantai jembatan yang terbuat dari kayu dilaporkan ikut terbakar.
Jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Kota Padang Baru dengan Kelurahan Kota Padang dan masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
Baca juga: Kebakaran Lahan di PUT Rejang Lebong, Puntung Rokok Diduga Jadi Pemicu
Meski mengalami kerusakan pada sebagian lantainya, jembatan tersebut hingga kini masih dapat dilalui.
"Meski sebagian lantainya mengalami kerusakan, jembatan tersebut masih dapat dilalui masyarakat," jelas Medy.
Medy mengatakan penyebab kebakaran lahan tersebut hingga kini belum diketahui.
Petugas telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian, meminta keterangan dari masyarakat serta mengumpulkan informasi dari pemilik lahan untuk mengetahui sumber awal api.
Lahan yang terbakar diketahui milik Bayu (30), warga Kelurahan Bedeng SS, Kecamatan Kota Padang, yang sehari-hari bekerja sebagai guru.
Berdasarkan keterangan masyarakat, kondisi lahan di sekitar lokasi sedang kering akibat musim kemarau. Kondisi tersebut membuat lahan lebih mudah terbakar dan api berpotensi cepat menjalar.
"Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui," paparnya.
Polsek Kota Padang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau.
Warga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, termasuk melakukan pembakaran terbuka di sekitar lahan yang kondisinya kering.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bara kecil dapat memicu kebakaran ketika mengenai rerumputan atau lahan yang kering.
"Juga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena itu bisa menyebabkan kebakaran lahan yang kering," tutupnya.