Kesaksian Ibu Korban Pembunuhan di Banyuasin, Pelaku Ikut Tahlilan dan Bantu Cari Korban
Facundo Chrysnha Pradipha September 08, 2026 02:36 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi menangkap Rendi (27) dan rekannya, Andika (25), atas kasus pembunuhan terhadap dua kakak beradik, Rani (18) dan Ayuhana (13) pada Minggu (6/9/2026). 

Kerangka kedua korban ditemukan di sebuah rumah kosong di kawasan Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.

Kedua korban dilaporkan hilang sejak Oktober 2021 saat berangkat sekolah menggunakan sepeda motor.

Jarak lokasi penemuan kerangka ke rumah korban sekitar satu kilometer.

Rendi dan Andika telah merencanakan pembunuhan dengan memantau rute berangkat sekolah korban.

Mereka sempat menginap di rumah kosong yang dijadikan lokasi pembunuhan.

Tersangka Rendi merupakan kekasih Rani yang menjadi otak pembunuhan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mozza Sempat Liburan ke Bali, Ditangkap di Blora setelah Setahun Korban Hilang

Ibu korban, Helmi Nursidah (50), mengungkapkan bahwa Rendi sudah dianggap seperti keluarga sendiri karena sering berkunjung ke rumah mereka.

"Memang sering ke rumah, akrab ke rumah. Bahkan sebelum kejadian itu kalau datang istilahnya apel, makan minum di rumah," tuturnya, Senin (7/9/2026), dikutip dari YouTube TribunSumsel.com program Saksi Kata.

Setelah membunuh dan menyembunyikan jasad korban selama nyaris lima tahun, Rendi berpura-pura tidak tahu dan bersikap tenang untuk mengelabuhi warga serta keluarga korban.

"Pas hilang itu melok (ikut) nyari juga dia. Yang dikagetkan seluruh warga dan keluarga ini, kita yasinan dia melok yasinan, kita tahlilan melok tahlilan. Seakan tidak terjadi masalah," lanjutnya.

Saat dipertemukan dengan pelaku di kantor polisi, Nursidah mengaku sangat emosional dan tidak dapat menahan rasa amarahnya atas perbuatan keji tersebut.

"Sudah tidak sadar lagi saya, kepengin ngantam dia. Langsung nak menghantam karena dia yang dipercaya, enggak tahunya dia yang seperti itu," ucap Nursidah.

Atas peristiwa tragis yang menimpa kedua buah hatinya, Nursidah berharap aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman setimpal dan semaksimal mungkin kepada para pelaku.

"Bila perlu kan nyawa balik pulang nyawa, tengkorak pulang tengkorak. Intinya dengan ditangkapnya pelaku ini lega, tapi bila perlu tambah lagilah hukumannya," tegasnya.

Baca juga: Kesaksian Suami Korban Pembunuhan di Bandung, Istri Pamit ke Jakarta sebelum Ditemukan dalam Kardus

Kesaksian Warga

Saksi mata, Niat Rohani alias Otong, mengaku menemukan kerangka saat mencari kayu di lahan kosong kawasan Perumahan Amanah.

"Awalnya lagi nyari kayu di tanah kosong, terus ngelihat ada rangka motor. Karena kita ingat ada tetangga yang hilang tahun 2021 lalu, langsung ada inisiatif, jangan-jangan ini motornya," ujarnya, Senin (7/9/2026).

Setelah melihat rangka motor Honda tergeletak di semak-semak, Otong segera melapor kepada ketua RT setempat.

Keduanya kemudian menelusuri rumah kosong yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi sepeda motor.

"Pikiran saya kalau motornya di sini, pasti mayatnya ada di rumah situ. Kita lihat di dalam rumah kosong itu, ternyata benar ada kerangka manusia di dalam kamar," lanjutnya.

Dua kerangka manusia tersebut ditemukan terpisah di dua kamar berbeda.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Wanita di Pos Ronda Demak, Jasad Dibakar Pakai Bensin Motor

Temuan ini langsung dilaporkan kepada pihak kelurahan dan kepolisian untuk evakuasi.

Menurutnya, pencarian selama lima tahun terakhir sudah meluas hingga ke daerah Gasing, Talang Betutu, dan kawasan Jalur.

"TKP ini sebenarnya perumahan kosong yang sepi. Dari rumah korban itu jaraknya cuma sekitar 1 kilometer. Dulu sempat terlewat saat pencarian karena tidak menyangka sama sekali ada di situ," imbuhnya.

Berdasarkan informasi kepolisian yang diterima saksi dari hasil pemeriksaan, kedua korban dihabisi secara terpisah dengan senjata berbeda.

"Dari keterangan polisi kemarin berdasarkan pengakuan tersangka, bilangnya satu korban dipukul menggunakan kayu, sedangkan korban yang satunya lagi dihabisi dengan cara dibacok," bebernya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSumsel.com/Rendy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.