SURYA.co.id, Surabaya - Ada cerita menarik dari Persebaya Surabaya, Jawa Timur di balik keberhasilan Timnas Indonesia U-20 melangkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Sosok itu adalah Aleandro Alan Maulana, pemain muda berusia 18 tahun yang tampil penuh saat Garuda Muda menundukkan Australia 2-0 di Stadion Lao National Stadium, KM16, Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026).
Alan menjadi satu-satunya wakil Persebaya yang lolos seleksi akhir skuad Timnas U-20. Indonesia tergabung di Grup H bersama Australia, Laos, dan Malaysia.
Dari tiga laga, tim asuhan Nova Arianto mencatat dua kemenangan dan satu imbang. Alan tampil dalam seluruh pertandingan, dua kali sebagai starter penuh dan sekali sebagai pemain pengganti.
Ia bahkan menyumbangkan satu assist saat melawan Laos. Puncaknya, Alan ikut menjaga lini permainan ketika Indonesia menang 2-0 atas Australia.
“Saya tentu merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan Timnas Indonesia sampai akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia U-20. Pengalaman selama di timnas sangat berharga bagi saya. Saya bersyukur mendapat kepercayaan untuk bermain dan bisa membantu tim meraih hasil yang diinginkan,” ujar Alan.
Baca juga: Debut Yann Mabella Berbuah Gol, Persebaya Surabaya Fokus Laga Home Lawan PSIM
Alan menilai pengalaman internasional menjadi modal penting untuk kariernya.
“Selama bersama timnas, saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Saya belajar dari pelatih dan pemain lain, terutama bagaimana menjaga fokus, disiplin, dan menjalani pertandingan dengan tanggung jawab. Semua pengalaman itu tentu ingin saya bawa kembali ke Persebaya agar bisa terus berkembang dan memberikan yang terbaik ketika mendapat kesempatan bermain,” lanjutnya.
Manajer Persebaya, Sidik Maulana Tualeka (Alex Tualeka), juga menegaskan hal serupa.
“Kami berharap dia bisa berproses di Timnas, menimba ilmu sebanyak mungkin, punya pengalaman internasional juga bagus, punya menit bermain di Timnas juga tinggi, sehingga saat mereka kembali ke Persebaya, mereka bisa bantu tim ini untuk berkompetisi di musim baru,” ujar Alex.
Baca juga: Jadwal Persebaya Surabaya Usai Hasil Imbang di Lampung, Fokus Laga Home di GBT Lawan PSIM
Alan memulai langkahnya dari SSB Untag Rosita, Surabaya, Jawa Timur. Kerja keras membawanya mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persebaya pada 2022.
Ia sempat mengalami cedera patah tangan, namun bangkit berkat dukungan pelatih dan senior. Musim lalu, Alan mencatat dua penampilan bersama tim senior Persebaya, keduanya sebagai pemain pengganti.
Debutnya terjadi saat melawan PSM Makassar, Sulawesi Selatan. Kini, setelah pengalaman di level internasional, Alan kembali ke Surabaya dengan kepercayaan diri baru.
Perjalanan dari EPA, debut di tim senior, hingga tampil penuh melawan Australia menjadi bukti proses panjang yang ia jalani. Bagi Alan, halaman berikutnya sudah menunggu bersama Bajol Ijo.