Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Polisi menyebut, pelaku penganiayaan dan korban ternyata sama-sama kelompok pemotor. Hal ini dikatakan Kapolres Tasikmalaya Kota usai menghadiri penyerahan becak listrik di Lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).
Untuk perkembangan kasusnya, polisi sudah menetapkan satu tersangka otak penganiayaan menggunakan kayu terhadap IMM (16) yang berprofesi sebagai pedagang jasuke.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 02.15 WIB dan mengakibatkan seorang remaja berinisial IMM (16), warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami luka berat di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia.
"Memang ada empat orang diamankan, dari empat itu ada satu pelaku utama, dan lainnya sebagai saksi," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto kepada TribunPriangan.com,
AKBP Andik mengungkapkan, satu pelaku utama ini masih di bawah umur dan sudah dilakukan penahanan di Pangandaran.
Baca juga: Jelang Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Pemkot Resmi Buka Sayembara Logo
"Iya di bawah umur, makanya kami lakukan penahanan di Pangandaran," jelasnya.
Ditanyai soal geng motor, ia menegaskan bahwa keduanya masih kelompok pemotor yang saat kejadian melakukan penganiayaan.
"Iya emang sama-sama kelompok mereka ini," ucap mantan Kasubdit Narkoba Polda Jabar ini.(*)