Perebutkan Hadiah Rp100 Juta, 24 Kecamatan di Kota Bandung Bersaing di Balad Melly Mini Soccer Cup
Muhamad Syarif Abdussalam September 08, 2026 05:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mini soccer semakin mendapat tempat sebagai ruang kompetisi sepak bola di tingkat lokal.

Olahraga yang dimainkan dengan jumlah pemain lebih sedikit dibanding sepak bola lapangan besar ini menjadi pilihan untuk mempertemukan pemain dari berbagai wilayah dalam sebuah turnamen.

Kompetisi semacam ini juga membuka peluang munculnya talenta baru dari lingkungan masyarakat.

Spirit tersebut turut tercermin dalam Balad Melly Mini Soccer Cup 2026 yang digagas oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra, Melly Goeslaw.

Pertandingan ini mempertemukan tim dari 24 kecamatan di Kota Bandung. Turnamen tersebut berlangsung selama dua hari, 5-6 September 2026, di Cozy Infini Mini Soccer, Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.

Bagi Melly, pertandingan sepak bola tidak hanya menghasilkan pemenang.

"Sepak bola bukan hanya mengajarkan untuk rendah hati saat menang, namun juga belajar berlapang dada saat kalah," ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Nilai tersebut, kata Melly, juga berlaku bagi para suporter yang memberikan dukungan selama pertandingan.

Menurut Melly, keberadaan kompetisi seperti ini dapat menjadi ruang untuk melihat pemain yang memiliki kemampuan.

Antusiasme terhadap turnamen cukup tinggi. Dari sekitar 30 kecamatan di Kota Bandung, 24 kecamatan mengikuti kompetisi karena memiliki klub yang siap bertanding.

"Ini kan banyak peminatnya. Tadi yang 30 kecamatan kalau mereka siap pasti 30-nya ikut. Karena ada enam yang tidak punya klub, jadi 24 itu sudah luar biasa," kata Melly.

Menurut Melly, dengan kompetisi tersebut dapat memetakan daerah mana yang klub sepak bolanya belum terbentuk.

Ia berharap pemain-pemain potensial yang muncul dari turnamen dapat terus berkembang dan suatu saat memberikan kontribusi bagi daerah maupun Indonesia.

Dari 24 kecamatan yang ambil bagian, Cibeunying Kidul keluar sebagai juara pertama. Batununggal menjadi juara kedua, Cibiru juara ketiga, sementara Ujungberung meraih juara harapan.

Kompetisi tersebut juga melahirkan penghargaan individu. Sandy dari Cibeunying Kidul menjadi Best Player, sedangkan Tora dari Astana Anyar dinobatkan sebagai Top Scorer. Ujungberung mendapat penghargaan Best Supporter.

Turnamen tersebut awalnya menawarkan total hadiah Rp65 juta. Jumlahnya kemudian meningkat menjadi Rp100 juta setelah mendapat tambahan dari Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, hingga Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa.

Selain menjadi arena pertandingan, Melly menilai kegiatan sepak bola juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

Pedagang hingga pihak yang menyediakan kebutuhan pertandingan ikut terlibat selama turnamen berlangsung.

Pihaknya pun membuka peluang turnamen mini soccer tersebut kembali digelar pada 2027.

Ia berharap kegiatan olahraga serupa dapat terus berkembang dan menjangkau kompetisi yang lebih luas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.